`Geng Epstein` Disebut Rancang Teror Mirip 9/11 untuk Jebak Iran
`Geng Epstein` Disebut Rancang Teror Mirip 9/11 untuk Jebak Iran. (bbc).
law-justice.co - Beberapa waktu lalu, terkait dinamika hubungan Iran dan Amerika Serikat, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani melontarkan pernyataan mengejutkan.
Larijani mengeklaim adanya konspirasi dari kelompok yang ia sebut sebagai "geng Epstein" untuk menyudutkan posisi Teheran dalam kancah internasional.
Larijani menyebutkan bahwa sisa-sisa pengikut Jeffrey Epstein tengah merancang sebuah skenario serangan besar yang menyerupai tragedi 9/11 dengan tujuan akhir menyalahkan Iran.
“Saya mendengar bahwa anggota geng Epstein yang tersisa telah merancang konspirasi untuk menciptakan insiden serupa dengan 9/11 dan menyalahkan Iran atas hal itu,” ujar Larijani sebagaimana dikutip dari pernyataan resminya.
Dalam keterangannya, Larijani menekankan bahwa Iran tidak memiliki agenda permusuhan terhadap warga sipil Amerika Serikat. Ia menegaskan bahwa negaranya menentang segala bentuk aksi terorisme yang direncanakan oleh kelompok tertentu.
“Iran pada dasarnya menentang rencana teroris semacam itu dan tidak berperang dengan rakyat Amerika,” tegasnya.
Pernyataan keras Teheran ini muncul bersamaan dengan dirilisnya sejumlah besar arsip pemerintah AS yang mendokumentasikan jaringan luas mendiang Jeffrey Epstein.
Dokumen tersebut mengungkap hubungan pelaku kejahatan seksual tersebut dengan berbagai figur kaya dan berpengaruh di Amerika Serikat.
Donald Trump, yang sebelumnya mengecam Epstein sebagai "orang mesum", diketahui sempat beberapa kali tertangkap kamera bersama pengusaha tersebut. Jeffrey Epstein sendiri diketahui telah melakukan pelecehan terhadap puluhan wanita dan gadis muda selama bertahun-tahun sebelum kematiannya.
Teheran secara konsisten berupaya menarik garis hubungan antara skandal Epstein dengan elite politik, bisnis, dan sosial di Washington. Langkah ini dinilai sebagai strategi diplomasi publik untuk menggambarkan musuh-musuh politik mereka di AS sedang mengalami degradasi moral.
Dengan menyoroti kasus ini, Iran berupaya membangun narasi bahwa kebijakan luar negeri AS yang menekan Teheran didorong oleh individu-individu yang memiliki catatan integritas yang meragukan.


Komentar