Ayah di NTT Paksa Anak 11 Bulan Minum Miras, Polisi Selidiki
Ilustrasi Miras. (Media Indonesia)
"Saksi-saksi sudah kami periksa semua, saksi kami sudah periksa sekitar tiga orang," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres TTS, AKP I Wayan Pasek Sujana, dilansir detikBali, Sabtu (14/2/2026).
Jitro belum ditahan lantaran penyidik Polres TTS masih melakukan pendalaman. Jitro kini hanya dikenakan wajib lapor.
Polisi telah mengirim sampel botol miras ke Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Bali di Denpasar untuk diuji. Polisi juga tengah mengecek anak yang dipaksa tubuhnya mengandung alkohol atau tidak.
Video pemaksaan oleh Jitro kepada anaknya itu viral di media sosial (medsos), baik Facebook maupun TikTok.
Polres TTS lantas bergerak cepat menangkap Jitro. Lelaki itu ditangkap di kediamannya, Desa Olais, Kecamatan Kuanfatu, TTS, Rabu (11/2/2026). Jitro telah mengakui perbuatannya saat diperiksa polisi.
"Saudara JNK menggendong anaknya KIK yang berusia 11 bulan sambil minum miras jenis sopi," bebernya.
Kepada polisi, Jitro mengaku memberikan sedikit miras kepada anaknya untuk lucu-lucuan. Berdasarkan pengakuan Jitro, insiden pemaksaan bayi minum miras itu terjadi pada Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 07.00 Wita.




Komentar