Wamenaker Terjaring OTT KPK, Begini Respons Presiden Prabowo

Kamis, 21/08/2025 13:38 WIB
Sidang Tahunan, Prabowo: Ada Kaum Elite Merasa Paling Pintar di RI. (Setpres).

Sidang Tahunan, Prabowo: Ada Kaum Elite Merasa Paling Pintar di RI. (Setpres).

law-justice.co - Hari ini Kamis 21 Agustus 2025 dini hari tadi, Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meringkus Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer alias Noel dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kementerian Ketanagakerjaan.

Terkait hal itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkap Presiden Prabowo Subianto tak mempersoalkan penangkapan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer alias Noel oleh KPK.

Kata Hadi, Prabowo mempersilakan KPK memproses Noel sesuai aturan hukum.

"Beliau [Prabowo] hormati proses di KPK dan dipersilakan untuk proses hukum itu dijalankan sebagaimana mestinya," kata Mensesneg Prasetyo Hadi di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (21/8).

Noel terjaring operasi tangkap tangan oleh KPK atas dugaan pemerasan.

Pras menyampaikan Prabowo baru akan mengganti Noel sebagai Wamenaker jika ia terbukti melakukan tindak pidana korupsi. Namun, Prasnoe tak merinci pembuktian itu apakah saat ditetapkan sebagai tersangka atau putusan inkracht di pengadilan.

Pras pun merasa prihatin atas terjeratnya Noel dalam kasus hukum, khususnya dugaan korupsi.

Noel tertangkap operasi tangkap tangan oleh KPK atas dugaan kasus pemerasan di Kementerian Ketenagakerjaan. Ia diciduk dalam OTT di Jakarta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dugaan pemerasan dilakukan terhadap perusahaan-perusahaan terkait pengurusan sertifikasi K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja).

Penangkapan ini menjadikan Noel sebagai anggota Kabinet Merah Putih pertama yang terjaring OTT oleh KPK.

"Pemerasan," ujar pimpinan KPK Fitroh Rohcahyanto saat dimintai konfirmasi, Kamis.

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar