Darmawati, Terdakwa Klaster TPPU Judol Komdigi Dituntut 12 Tahun Bui

Rabu, 23/07/2025 22:27 WIB
Terkait Kasus Judi Online, Polisi Tangkap Staf Ahli Kemenkomdigi. (Istimewa).

Terkait Kasus Judi Online, Polisi Tangkap Staf Ahli Kemenkomdigi. (Istimewa).

law-justice.co - Terdakwa klaster TPPU kasus dugaan korupsi perlindungan situs judi online Darmawati dituntut 12 tahun penjara. Ia dinilai bersalah karena terlibat TPPU terkait hasil pengamanan situs judi online di Kominfo (kini bernama Komdigi).

“Menuntut majelis hakim menjatuhkan pidana terhadap saudara Darmawati selama 12 tahun penjara dikurangi masa tahanan,” ucap jaksa membacakan surat tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu, 23 Juli 2025. 

Darmawati juga dikenakan denda Rp250 juta dengan ketentuan bila tidak dibayar, maka diganti dengan 3 bulan kurungan.

Sidang tuntutan hari ini terbagi menjadi empat klaster. Klaster pertama adalah koordinator, dengan terdakwa Adhi Kismanto, Zulkarnaen Apriliantony alias Tony, Muhrijan alias Agus, dan Alwin Jabarti Kiemas.

Klaster kedua merupakan mantan pegawai Kemkominfo, yakni Denden Imadudin Soleh, Fakhri Dzulfiqar, Riko Rasota Rahmada, Syamsul Arifin, Yudha Rahman Setiadi, Yoga Priyanka Sihombing, Reyga Radika, Muhammad Abindra Putra Tayip N, dan Radyka Prima Wicaksana.

Klaster ketiga agen situs judol, dengan terdakwa antara lain Muchlis, Deny Maryono, Harry Efendy, Helmi Fernando, Bernard alias Otoy, Budianto Salim, Bennihardi, dan Ferry alias William alias Acai.

(Gisella Putri\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar