Luhut : Elon Musk Tak Menyesal Terbang 32 Jam ke Indonesia

Selasa, 21/05/2024 16:20 WIB
Nasib Investasi Tesla di RI Usai Temui Elon Musk Diungkap Menko Luhut. (Detik).

Nasib Investasi Tesla di RI Usai Temui Elon Musk Diungkap Menko Luhut. (Detik).

Jakarta, law-justice.co - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyebut CEO SpaceX sekaligus Tesla Inc, Elon Musk mengaku tak menyesal menempuh perjalanan dengan jet pribadinya selama 32 jam untuk datang ke Indonesia.

Ini membuktikan Indonesia telah sukses mempersiapkan World Water Forum ke-10 dengan maksimal.

"Ya paling tidak Elon bilang dia terbang 32 jam tidak menyesal sampai di sini, karena dia lihat satu perhelatan yang baik," kata Luhut kepada wartawan di sela-sela perhelatan World Water Forum ke-10, Bali, Selasa (21/5/2024).

Sebagai catatan, Elon Musk hadir dan turut menjadi pembuka di ajang World Water Forum ke-10, sebelum perhelatan ini akhirnya resmi dibuka oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Salah satu orang terkaya di dunia itu menyatakan optimistisnya bahwa masalah pengelolaan air dapat diatasi selama ada upaya konkret dari seluruh pemangku kepentingan.

Lebih lanjut Elon Musk menyebut, bila diperinci, sebanyak 70% permukaan bumi berupa air, sedangkan sisanya 30% merupakan daratan. Dengan volume air yang begitu banyak di bumi, tanggung jawab bagi umat manusia dalam mengelola air tentu sangat besar.

"Saya pernah berbicara dengan orang-orang yang sangat pintar di Amerika Serikat. Banyak orang yang akan mengira bahwa krisis air tidak bisa diatasi. Namun, nyatanya hal tersebut sangat bisa diatasi," ungkap Elon Musk dalam KTT World Water Forum ke-10, Senin (20/5/2024).

Salah satu upaya untuk menanggulangi masalah air adalah desalinasi, yakni proses pembuatan air tawar dari air asin atau air laut sehingga layak dikonsumsi masyarakat. Saat ini, teknologi desalinasi sebenarnya sudah lebih murah ketimbang dahulu.

"Kami terus melakukan terobosan dalam efisiensi desalinasi dan saya pikir kita punya masa depan yang cerah di bidang air," jelas Elon Musk dilansir dari CNBC Indonesia.

Dengan demikian, dia pun yakin peradaban manusia sedang menuju masa depan yang cerah, asalkan tidak ada sikap berpuas diri terhadap perkembangan yang terjadi saat ini, termasuk dalam mengatasi tantangan air.

Selain menjadi pembicara di ajang World Water Forum ke-10, kunjungannya ke Bali juga untuk menyerahkan perangkat dari Starlink, penyedia layanan internet dari SpaceX, pada hari Minggu (19/5/2024) kemarin.***

(Gisella Putri\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar