Terbukti! Demokrat: Ancaman Jokowi soal Reshuffle Hanya Drama Politik

Rabu, 08/07/2020 05:52 WIB
Presiden Joko Widodo (Foto: dok. Kompas)

Presiden Joko Widodo (Foto: dok. Kompas)

Jakarta, law-justice.co - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Muhammad Rifai Darus menilai kemarahan Presiden Joko Widodo yang mengancam akan melakukan perombakan kabinet dinilai hanya sekadar pencitraan politik semata.

Hal ini terkait dengan pernyataan Menteri Sekretaris Negara, Pratikno mengatakan bahwa isu perombakan kabinet tidak tepat karena usai presiden marah kinerja para Menteri terus membaik.

Menurut dia, kemarahan Jokowi saat Sidang kabinet Kamis (18/6) lalu hanyalah sebatas drama politik.

Dia menilai apa yang dilakukan Jokowi semakin meyakinkan publik bahwa pemerintahan ini kerap menunjukkan drama politik yang tidak berefek pada kinerja anak buahnya.

"Presiden marah-marah hanya sebuah pencitraan dan sebenarnya para menterinya udah paham, akhirnya gak ngefek ke kinerja, Menteri sudah paham ini hanya gertak sampal presiden," ujarnya seperti melansir rmol.id, Selasa 7 Juli 2020.

Dia menambahkan, para pembantu Jokowi sepertinya sudah paham dengan jalan cerita drama politik yang dimainkan oleh Jokowi.

Dia juga mendesak Jokowi segera menghentikan drama politik yang justru menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

"Padahal antara presiden dengan seluruh menteri sudah paham jalan cerita dari jalan drama ini. Video diunggah 10 hari setelah marah. Oleh karena itu ke depan jangan diulang lagi, karena rakyat semakin paham akan drama dan permainan pemerintah," ucapnya.

Presiden Jokowi, tambah MRD, bisa saja tidak dianggap melakukan drama politik apabila segera membuktikan dengan melakukan perombakan kabinet jelang 1 tahun pemerintahannya.

(Annisa\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar