Fadli Zon ke Jokowi: Jangan Salahkan Rakyat,Pemimpinnya yang Plin Plan

Jum'at, 22/05/2020 19:21 WIB
Presiden Jokowi (teropong senayan)

Presiden Jokowi (teropong senayan)

Jakarta, law-justice.co - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon meminta pemerintah untuk tidak menyalahkan masyarakat soal pelanggaran terhadap aturan pembatasan sosial berskala besara (PSBB) demi mencegah penyebaran covid-19.

Menurutnya, pemerintah harus harus menyalahkan dirinya sendiri, karena yang menyebabkan masyarakat seperti itu atas perbuatan dari pemerintah yang plin plan. Dia bahkan dengan tegas mengatakan bawha yang salah adalah pemerintah sendiri.

"Jangan salahkan rakyat. Yang salah memang pemimpinnya, plin plan, mencla mencle, plonga plongo, inkonsisten, bingung, apalagi ya sinonimnya," kata Fadli Zon melalaui akun Twitternya @fadlizon seperti dikutip law-justice.co, Jumat (22/5/2020).

Apa yang disampaikan oleh mantan Wakil ketua DPR itu untuk menanggapi cuitan dari rekannya di Gerindra Rachel Maryam. Sama seperti fadli Zon, Maryam mengakui bahwa keijakan peemrintahan Jokowi kerap membingungkan masyarakat.

Misalnya kata dia, pemrintah meminta agar jangan belanja lebaran, namun pemerintah membolehkan mal beroperasi. Begitu juga dengan aturan larangan tak boleh mudik, tetapi pesawat terbang boleh beroperasi.

"Kok jadi nyalahin masyarakat gak taat aturan si? Wong aturannya aja berubah-ubah kok. “Gak perlu belanja lebaran” tapi mall udah boleh buka. “Jangan mudik” tapi pesawat boleh terbang. Kan gak jelas!," tulis Maryam melalui akun Twitternya @cumarachel.

<blockquote class="twitter-tweet"><p lang="in" dir="ltr">Jgn salahkan rakyat. Yg salah memang pemimpinnya, plin plan, mencla mencle, plonga plongo, inkonsisten, bingung, apalagi ya sinonimnya ... <a href="https://t.co/DvEpiP9noL">https://t.co/DvEpiP9noL</a></p>&mdash; Fadli Zon (@fadlizon) <a href="https://twitter.com/fadlizon/status/1263781631476842496?ref_src=twsrc%5Etfw">May 22, 2020</a></blockquote> <script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script>

(Gisella Putri\Editor)
Share:



Berita Terkait

Komentar