Tanzania Tolak Utang China, Pigai: Mereka Dipimpin Presiden Profesor
Mantan anggota Komnas HAM Natalius Pigai ( foto; bataraonline.com)
law-justice.co - Langkah berani Presiden Tanzania John Magufuli membatalkan pinjaman dari China senilai 10 miliar dolar AS atau Setara Rp 155 triliun lebih mendapat pujian dari aktivis HAM dari Papua, Natalius Pigai.
Pembatalan itu diilakukan John Magufuli atas kerja sama yang diteken pendahulunya, Jakaya Kikwete. Pinjaman itu berkaitan dengan pembangunan pelabuhan di Sungai Mbegani di Bagamoyo.
Syarat dan ketentuan yang oleh Magufuli mengalahkan logika menjadi alasan pinjaman ditolak. “Presiden Tanzania Magufuli telah membatalkan pinjaman dari China,” ujar Natalius Pigai.
Menurutnya, cara berpikir brilian itu terjadi lantaran Tanzania merupakan negara yang kerap dipimpin oleh presiden yang berlatar belakang profesor. “Nyerere Prof Pertanian, Magufuli Prof Kimia,” urai eks komisioner Komnas HAM itu.
Indonesia sambungnya, sudah 3 dekade belajar dari Tanzania menganai sistem Ujamaa atau kekeluargaan. Bela Rakyat Miskin “Bahkan Perkebunan Inti Rakyat (PIR) dan Transmigrasi itu gurunya di sana,” tutup Natalius Pigai. (Rmol)



Komentar