Waspadai 10 Penyakit Kelainan pada Darah

Minggu, 16/02/2020 19:11 WIB
Ilustrasi uji sampel darah (Foto:Hellosehat)

Ilustrasi uji sampel darah (Foto:Hellosehat)

[INTRO]

Penyakit yang terkait dengan kelainan pada darah bisa membuat penderitanya kehilangan harapan hidup bahkan kematian. Darah memiliki peran besar dalam mengedarkan oksigen dan sari makanan ke seluruh tubuh, gangguan pada organ ini akan memicu masalah.

Berikut beberapa kelainan darah yang wajib diwaspadai seperti dikutip dari Doktersehat.com

1. Thalassemia
Penyakit keturunan Thalassemia menyebabkan darah mengalami penurunan jumlah hemoglobin. Padahal hemoglobin sangat bermanfaat untuk tubuh karena membantu mengangkut oksigen ke seluruh penjuru dengan bantuan sel darah merah. Kalau di dalam darah kadar hemoglobinnya rendah, fungsi organ akan mengalami penurunan. Selain itu, tubuh juga akan mengalami gangguan seperti bentuk tulang jadi berubah, limfa akan mengalami pembesaran, masalah kesehatan jantung, dan gangguan pertumbuhan organ pada bayi dan anak-anak.

2. Polycythemia vera
Polycythemia vera adalah kanker darah yang disebabkan oleh mutasi gen. Kalau seseorang memiliki kondisi polycythemia vera, sumsum tulang akan memproduksi terlalu banyak sel darah merah. Jumlah sel darah merah yang terlalu banyak ternyata menyebabkan gangguan. Darah akan menjadi lebih kental dari biasanya, Kekentalan darah yang cukup tinggi ini menyebabkan gangguan pada peredaran darah. Pada kondisi tertentu menyebabkan serangan jantung dan juga stroke.

3. Leukimia
Leukimia adalah salah satu kanker darah yang banyak dikenal di kalangan masyarakat. Kondisi leukemia menyebabkan produksi sel darah putih di dalam sumsum tulang meningkat. Akibatnya sel darah putih menjadi lebih agresif dan menyerang sel darah merah dan organ tubuh dan menyebabkan masalah.

4. Hemofilia
Hemofilia adalah penyakit keturunan yang menyebabkan tubuh terus mengalami perdarahan kalau terjadi luka. Darah tidak bisa membeku dan membuat perdarahan terhenti dengan sendirinya. Kondisi hemofilia hampir selalu terjadi pada pria dan menyebabkan masalah serius mulai kegagalan organ hingga mengalami kematian.

5. Lymphoma
Lymphoma adalah kanker darah yang bekerja di sistem limfatik tubuh. Kondisi in muncul karena sel darah putih tumbuh dalam jumlah banyak dan tidak bisa dikontrol lagi. Kelainan darah ini bisa menyebabkan gangguan yang cukup besar sehingga penanganan harus segera dilakukan.

6. Myelodysplastic syndrome (MDS)
Kondisi ini muncul karena munculnya sel tidak dewasa yang bernama blast. Sel ini mudah sekali melipatkan dirinya dan memengaruhi kerja dari sel sehat lainnya. Seseorang yang mengalami MDS dan tidak mengalami penanganan serius bisa mengalami leukemia.

7. Primary thrombocythemia
Kalau hemofilia menyebabkan darah susah membeku atau mengering, kondisi ini justru sebaliknya. Darah jadi mudah membeku dan membentuk gumpalan-gumpalan. Kondisi ini tidak baik untuk kesehatan karena bisa menyebabkan serangan jantung dan juga stroke. Oh ya, primary thrombocythemia tegolong penyakit yang langka dan jarang terjadi di masyarakat.

8. Plasma cell myeloma
Kondisi bernama plasma cell myeloma adalah gangguan pada sel plasma yang berada di sumsum tulang belakang. Gangguan pada sel terakumulasi di sumsum dan tumbuh menjadi sebuah tumor bernama plasmacytomas. Saat tumor terbentuk, tubuh akan menghasilkan antibodi bernama monoclonal (M) proteins. Kalau kandungan protein berbahaya ini cukup banyak, protein baik akan mengalami gangguan. Tubuh akan terganggu karena darah akan semakin kental dan susah bergerak. Selain itu, ginjal juga akan mengalami gangguan dan rusak.

9. Von Willebrand disease
Penyakit dengan nama Von Willebrand disease ini merupakan gangguan yang disebabkan oleh faktor keturunan. Seseorang bisa mendapatkan kelainan ini dari orang tua sejak kecil sehingga saat tubuh mengalami luka, darah akan susah mengering dan akhirnya perdarahan terus terjadi. Kondisi Von Willebrand disease terjadi karena ada kekurangan protein yang menyebabkan darah susah membeku. Kondisi dari tidak bisanya darah membeku ini disebut von Willebrand factor (VWF).

10. Anemia
Anemia adalah salah satu gangguan pada darah yang umum terjadi di masyarakat. Seseorang yang mengalami anemia akan merasakan lemas berlebih pada tubuh. Kondisi ini juga memicu penurunan fungsi organ lain di dalam tubuh. Kondisi anemia ini sering menimpa wanita khususnya mereka yang sedang haid. Biasanya, kondisi anemia terjadi karena ada defisiensi zat besi dalam jumlah banyak. Agar kondisi tubuh kembali seperti semula, suplemen dengan zat besi tinggi atau makanan seperti sayuran hijau sangat dibutuhkan.

Sumber :Doktersehat.com

(Tim Liputan News\Yudi Rachman)
Share:



Berita Terkait

Komentar