Dikaitkan Dengan KKN di Desa Penari, Ini Respon Unesa

Selasa, 03/09/2019 08:20 WIB
Cerita horor KKN di Desa Penari. (Ilustrasi: Head Topics)

Cerita horor KKN di Desa Penari. (Ilustrasi: Head Topics)

law-justice.co - Juru Bicara Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengaku sudah mendengar isu soal Widya dan lima temannya dalam cerita horo viral `KKN Desa Penari` adalah mahasiswa Unesa.

Melansir detik.com, menurut dia, pihak Unesa masih melakukan penelusuran terkait kebenarannya.

"Ini masih kita lakukan penelusuran," kata Vinda.

Selain itu, Vinda juga membeberkan fakta bahwa kampusnya masih melakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), yang setara dengan KKN di Banyuwangi.

Hal ini bertentangan dengan informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa kampus para mahasiswa `KKN Desa Penari` saat ini trauma mengadakan KKN di daerah timur Jatim.

Bahkan Vinda menyampaikan, PKM yang diadakan Juli 2019 digelar di Kecamatan Songgon, Banyuwangi. Daerah yang juga sempat diduga sebagai latar cerita `KKN Desa Penari`.

"Bulan Juli 2019 lalu Unesa masih mengadakan program Pengabdian Masyarakat di Songgon, Banyuwangi. Kami mengajak puluhan mahasiswa malah," beber Vinda.

Selain itu, Vinda juga menegaskan jika pihak kampus tidak pernah melarang kegiatan pengabdian tersebut digelar di Banyuwangi. Bertolak belakang dengan informasi yang berkembang di media sosial.

"Saya ikut berangkat bulan Juli kemarin. Saya duduk sama Kepala Desa Songgon dan bertemu beberapa perangkat desa. Kami juga diajak untuk membantu branding sebuah sumber di sana. Kalau dilarang, pasti kemarin kami dilarang. Lah itu malah kami didanai kampus, diberi anggaran untuk membranding wisata Kecamatan Songgon," pungkasnya.

Sebelumnya, dalam beberapa hari terakhir, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dikaitkan dengan cerita horor `KKN Desa Penari`. Apakah benar Widya dan lima temannya merupakan Mahasiswa Unesa?

Setelah kisah mistis berujung tragedi itu viral di media sosial, akun twitter @sunnyrizky berspekulasi soal lokasi yang menjadi tempat berlangsungnya Kuliah Kerja Nyata (KKN) itu.

Tak hanya itu, akun tersebut juga menyebutkan nama perguruan tinggi yang sebelumnya dirahasiakan penulis cerita @SimpleM81378523.

"Dusun Wonorejo, Desa Kalibaruwetan, Kec Kalibaru, Bwangi, Jatim. Yang KKN anak Unesa angkatan 2006. Tahun 2009, satu2nya kampus di Jatim yg ngirim KKN ke Bwangi cuma Unesa," tulis @sunnyrizky, Senin (2/9/2019).

Enam calon sarjana yang menggelar KKN tersebut yakni Ayu, Nur, Widya, Wahyu, Anton dan Bima. Dua di antaranya meninggal setelah melewati seabrek hal mistis di tempat KKN tersebut.

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar