Mengenal Brigjen Rochadi, Komandan Koopssus TNI

Rabu, 31/07/2019 10:01 WIB
Panglima TNI Hadi Tjahjanto dan Komandan Koopssus TNI Brigjen Rochadi. (Foto: Merdeka.com)

Panglima TNI Hadi Tjahjanto dan Komandan Koopssus TNI Brigjen Rochadi. (Foto: Merdeka.com)

law-justice.co - Panglima TNI Hadi Tjahjanto resmi mengesahkan satuan elit baru, Komando Pasukan Khusus atau Koopssus TNI. Peresmian satuan khusus dari tiga matra TNI pada Selasa (30/7/2019) kemarin ini sekaligus mengangkat Brigjen Rochadi sebagai Komandan Koopssus.

Pria kelahiran 1 Juni 1962 tersebut dilantik sebagai komandan satuan elit gabungan dari tiga matra, yakni TNI Angkatan Darat (AD), Laut (AL), dan udara (AU).

Dilansir dari Antara, sebelumnya Rochadi menjabat sebagai Direktur A Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI.

Bersamaan dengan upacara peresmian Koopssus dan pengangkatan Rochadi itu, dilaksanakan pula pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan pakta integritas, sekaligus penyematan baret Komandan Koopsus TNI serta penandatanganan Naskah Peresmian Kesatuan oleh Panglima TNI, disaksikan Kababinkum TNI Mayjen Joko Purnomo dan Komandan POM TNI Mayjen Dedy Iswanto.

Pada 2016, Rochadi juga pernah menduduki jabatan sebagai Komandan Pusat Pendidikan Teritorial (Danpusdikter) Pusterad, pada 2016.

Dilansir dari Viva, Rochadi menempuh pendidikan di Akademi Militer tahun 1986, kemudian di tahun yang sama, dia melanjutkan Kursus Dasar Kecabangan Infantri (Sussarcab If), pada tahun 1991 melanjutkan Kursus Lanjutan Perwira I (Suslapa I), dan di tahun 1995, Rochadi melanjutkan Suslapa II.

Pada 2000, Rochadi Sekolah Staf dan Komandan Angkatan Darat. Ia memulai kariernya sebagai Danton Kopassus pada tahun 1986. Rochadi dibesarkan di lingkungan Grup 5 Kopassus yang saat ini dikenal sebagai Satuan 81 Kopassus. Dia menjabat sampai komandan batalyon.

Dalam kariernya, Rochadi mengalami banyak penugasan selama di Kopassus. Salah satunya terlibat dalam tim pendakian ekspedisi Gunung Everest pada 1997.

Pada 2001, Rochadi menduduki jabatan sebagai Kepala Departemen Juang Pusdikif Kodiklatad, dan dua tahun berselang pada 2003, ia dipercaya sebagai Komandan Kodim Indramayu.

Setelah itu, Rochadi menjadi Asisten Teritorial Kasdam III Siliwangi, sebelum menjadi Danrem 044 Gapo Kodam II Sriwijaya. Dari situ, dia mendapat promosi sebagai Danpusdikter, Dir A Bais, dan sekarang menjabat sebagai Dankoopssus TNI.

Koopsus adalah pasukan elite yang dibentuk untuk tugas penanggulangan terorisme yang berasal dari ketiga matra yang memiliki kualifikasi melakukan berbagai jenis operasi khusus.

Operasi khusus yang dilakukan Koopsus TNI mencakup operasi yang berkaitan dengan penanggulangan terorisme, baik di dalam maupun luar negeri.

Pasukan Koopsus beranggotakan inti satu kompi, sedangkan dengan seluruh pendukung, termasuk surveilans untuk peran intelijen berjumlah 400 orang.

Secara struktural, Koopsus dibentuk dalam satu wadah Badan Pelaksana Pusat (Balakpus) memiliki jalur komando langsung di bawah Panglima TNI yang sewaktu-waktu bisa ditugaskan atas perintah Presiden RI.

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar