Terungkap, Penyebab Ronaldo Hengkang Dari Real Madrid
Cristiano Ronaldo (Foto:IBTimes)
law-justice.co - Sebuah majalah di Spanyol, El Mundo, membuat laporan terbaru tentang alasan mengapa Cristiano Ronaldo hengkang dari Real Madrid pada musim panas lalu. Semua bermula ketika pemain terbaik dunia itu terganjal isu pajak.
Ronaldo hengkang dari Real Madrid, klub ia bela semala sembilan tahun. Di klub Spanyol, CR7 sudah mempersembah banyak gelar bergengsi, seperti empat gelar Liga Champions, dua juara Liga Spanyol, dua gelar Copa Del Rey, dan tiga kali juara Piala Super Eropa.
Namun pada Juli lalu, ia memutuskan untuk hijrah ke Juventus dengan biaya transfer 100 juta Euro.
El Mundo memberitakan, langkah Ronaldo untuk keluar sejatinya sudah dimulai sejak bulan Mei. Ketika bintang Portugal itu tersangkut masalah pajak di Spanyol. Ronaldo merasa ditipu oleh orang-orang yang seharusnya membayarkan pajaknya.
Ronaldo menegaskan sudah memerintahkan akuntan pajak agar menghitung segala kewajibannya di negeri orang. Tapi ternyata ada yang kebobolan, sehingga ia harus tersandung masalah hukum.
“Saya selalu membayar 30 persen lebih banyak daripada yang diminta ketika saya menyewa seorang penilai. Saya tidak mau ada risiko,” kata Ronaldi, dilansir dari Marca.
Pada akhirnya, pada Juni lalu, pengadilan setempat menjatuhkan vonis penjara dua tahun kepada Ronaldo. Ia terbukti menggelapkan pajak sebesar 14,7 juta euro, atau setara dengan Rp 247,3 miliar.
Karena tidak pernah tersangkut masalah hukum sebelumnya, Ronaldo tidak wajib menjalani tahanan. Tapi ia wajib membayar denda penggelapan sebesar 19 juta euro. Angka tersebut setara dengan sekitar Rp 320 miliar.
"Aku tidak pernah mengatakan untuk tidak membayar pajak! Aku ingin tahu apa yang terjadi. Saya tidak mengerti apa-apa, karena pajak harus dibayar oleh sponsor, tapi mengapa mereka menuduh saya?" kata Ronldo kepada para penasihatnya.
Setelah membayar kewajibannya, Ronaldo berharap ada kontrak anyar dari Madrid untuk menutup defisit keuangan. Ia tahu, Barcelona melakukan hal serupa dengan Lionel Messi.
Namun Madrid tidak kunjung menawarkan kontak baru. Sementara Messi kini mendapat gaji dua kali lipat dari yang ia peroleh. Neymar Jr. pun sudah mendapatkan gaji lebih tinggi dari Ronaldo di klub barunya, Paris St. Germain.
Di tengah kekecewaan soal finansial, Ronaldo juga harus menerima kenyataan bahwa ia tidak pernah dicap sebagai pemain terbaik di Madrid. Ada nama yang selalu digaung-gaungkan sebagai pemain terbaik klub, yakni Alfredo Di Stefano.
"Mereka selalu menempatkan saya di belakang Di Stefano dan saya tidak tahu apa lagi yang harus saya lakukan," katanya.
Setelah membawa Protugal sampai di babak 16 besar Piala Dunia 2018, Ronaldo pun memutuskan untuk pergi ke Juventus dan memulai petualangan baru di Italia.




Komentar