Kontak Senjata dengan KKB, 3 Prajurit TNI Tewas

Jum'at, 08/03/2019 00:44 WIB
Dokumentasi anggota TNI korban penembakan kelompok kriminal separatis bersenjata, di Mapenduma, Kabupaten Nduga, Pratu Laode Madjid dievakuasi ke RSUD Mimika, Papua, Jumat (1/2/2019).  (Antara Foto)

Dokumentasi anggota TNI korban penembakan kelompok kriminal separatis bersenjata, di Mapenduma, Kabupaten Nduga, Pratu Laode Madjid dievakuasi ke RSUD Mimika, Papua, Jumat (1/2/2019). (Antara Foto)

law-justice.co - Tiga orang prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Nanggala, Kamis (7/3), dilaporkan tewas dalam kontak senjata dengan Kelompok Bersenjata (KKB) di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, Papua.

Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Yoshua Sembiring membenarkan terjadinya kontak tembak yang menyebabkan tiga prajurit gugur.

"Memang benar ada laporan tentang kontak tembak, namun perkembangannya sejauh mana belum. Silakan hubungi Kapendam karena saat ini (saya) sedang berada di luar Papua," kata Pangdam Cenderawasih Mayjen TNI Sembiring, Kamis malam.

Ketika ditanya tentang adanya laporan sembilan KKB tewas dan lima pucuk senjata api yang dibawa KKB berhasil diamankan, Sembiring membenarkan, namun untuk lebih lengkap silakan ke Kapendam.

Sementara itu, data yang dihimpun terungkap tiga prajurit yang gugur dalam kontak tembak dengan KKB adalah Serda Mirwariyadin, Serda Yusdin dan Serda Siswanto.

Dalam kontak senjata tersebut dilaporkan sembilan KKB tewas dan lima pucuk senjata api berhasil diamankan.

(Marselinus Gual\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar