Cegah Mahasiswa Bunuh Diri, UB Memperketat Akses Gedung Tinggi

Sabtu, 12/09/2026 15:56 WIB
Universitas Brawijaya Malang (Kompas)

Universitas Brawijaya Malang (Kompas)

law-justice.co - Percobaan bunuh diri dilakukan mahasiswa Fakultas Kedokteran berinisial RR (19), menjadi catatan penting Universitas Brawijaya. Untuk melakukan pencegahan ke depan, rencananya akses gedung tinggi akan diperketat.

Hal ini disampaikan Sekretaris Universitas Brawijaya Tri Wahyu Nugroho sekaligus menyikapi percobaan bunuh diri yang dilakukan RR dari lantai 6 gedung Fakultas Bio Industri Pertanian dan Kehutanan, Kamis (11/9) pagi.

"Pak Rektor sudah memberikan catatan dan meminta ada evaluasi terkait gedung-gedung tinggi di lingkungan kampus kita," jelas Tri Wahyu kepada wartawan, Jumat (11/9/2026).

Menurut Tri Wahyu, dalam amanatnya rektor meminta akses menuju gedung tinggi akan lebih diperketat. Harapannya, kejadian serupa tidak terulang kembali.

"Akses-akses gedung yang tinggi. Kita nanti akan sangat lebih strict (ketat). Karena kemarin terjadi hal itu," tuturnya.

Pengetatan tersebut diakui Tri Wahyu akan dapat tereksekusi pada anggaran tahun 2027 mendatang. Salah satu langkah yang bakal dilakukan adalah mempersempit space atau ruang jendela maupun pintu yang mengarah langsung ke luar gedung.

"Mungkin bisa realisasinya tahun depan, seperti akses buka jendela akan dipersempit, agar tidak bisa dilewati orang," katanya.

Adanya jendela di gedung-gedung tinggi nantinya akan berfungsi sebagai sirkulasi udara saja. Langkah ini disebut sebagai upaya pengamanan gedung tinggi yang ada lingkungan kampus.

"Jadi fungsinya hanya untuk sirkulasi udara saja. Ini upaya pengamanan kita terhadap gedung tinggi," pungkasnya.

RR tercatat sebagai mahasiswa angkatan tahun 2025 Fakultas Kedokteran UB. Ia sebelumnya diketahui meloncat dari lantai 6 gedung Fakultas Bio Industri Pertanian dan Kehutanan.

Sementara dari pemeriksaan CCTV diketahui bahwa RR masuk ke dalam gedung Fakultas Pertanian sekitar pukul 08.26 WIB.

Sekitar pukul 08.50 WIB, seorang staf Fakultas Pertanian berinisial DST (48) yang berada di lantai 1 mendengar suara benda jatuh dari arah luar gedung.

Saksi kemudian mengecek area parkiran dan menemukan seorang mahasiswa telah jatuh di lokasi tersebut.

Setelah olah TKP selesai dilakukan, korban kemudian dilarikan ke IGD RSSA Malang untuk menjalani penanganan lebih lanjut

Polisi masih mendalami motif dugaan percobaan bunuh diri yang dilakukan korban. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan.

Dugaan sementara, korban sempat cekcok dengan teman wanitanya alias pacar sebelum kemudian nekat meloncat dari lantai 6 setinggi hampir 25 meter tersebut.

(Gisella Putri\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar