Perhatian, Hari Ini IHSG Diproyeksikan Melemah
IHSG (Vibiz News)
law-justice.co - Pada perdagangan hari ini, Kamis 27 Agustus 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bakal mengalami pelemahan.
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih berada dalam fase koreksi, meski peluang penguatan tetap terbuka setelahnya.
"Kami memperkirakan area koreksi IHSG berada di kisaran 6.290-6.394. Sementara itu, area penguatan berikutnya berpotensi menguji level 6.666," ujar Herditya dalam riset hariannya.
Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 6.373, 6.272 dan resistance 6.599, 6.705 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ADRO, BUVA, DSNG, dan MAPA.
Sementara itu, Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Nafan Aji memperkirakan indeks saham bergerak negatif dengan volatilitas tinggi pada perdagangan hari ini meski peluang technical rebound tetap terbuka setelah koreksi tajam sehari sebelumnya.
Sentimen eksternal masih dipengaruhi ekspektasi kebijakan The Fed, rilis data PCE AS, kinerja Nvidia, serta ketegangan geopolitik Rusia-Ukraina. Dari domestik, investor juga mencermati aksi penyampaian pendapat di Gedung DPR RI yang berpotensi memengaruhi sentimen pasar.
"Secara teknikal, meskipun telah terjadi koreksi wajar yang kedua kalinya, pergerakan IHSG secara garis besar masih dalam keadaan tren penguatan. Namun, sentimen IHSG pada hari ini cenderung negatif dengan volatilitas tinggi, meskipun peluang technical rebound tetap terbuka," ujar Nafan.
Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 6.358, 6.273 dan resistance 6.454, 6.552 hari ini. Nafan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ASII, CMRY, dan INET.
IHSG ditutup di level 6.405 pada perdagangan Rabu (26/8) sore. Indeks saham melemah 95,98 poin atau minus 1,48 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp18,07 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 42,06 miliar saham.
Pada penutupan kemarin, 118 saham menguat, 583 terkoreksi, dan 89 stagnan.




Komentar