Presiden China Ucapkan Selamat HUT RI hingga Berduka Atas Gempa NTT
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Xi Jinping. (Biro Pers Sekretariat Presiden, Muchlis Jr)
law-justice.co - Presiden China, Xi Jinping secara resmi mengucapkan selamat atas peringatan ke-81 HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, pada Senin (17/8).
Xi juga mengirim pesan belasungkawa kepada Presiden Indonesia Prabowo Subianto terkait peristiwa gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dikutip dari Xinhua, dalam pesannya kepada Presiden Prabowo, Xi menyatakan telah mengetahui gempa bumi kuat di NTT telah mengakibatkan korban jiwa dan kerugian harta benda yang serius.
"Xi ingin menyampaikan belasungkawa mendalam-atas nama pemerintah dan rakyat China-kepada mereka yang kehilangan nyawa, serta simpati tulus kepada keluarga yang ditinggalkan dan para korban luka," tulis Xinhua terkait isi pesan Xi untuk Prabowo.
Selain itu, Xi Jinping juga meyakini pemerintah RI yang dipimpin Prabowo bisa segera memulihkan wilayah NTT yang terkena gempa magnitude 7,7 pada Sabtu (15/8).
"Xi mengungkapkan keyakinannya bahwa di bawah kepemimpinan pemerintah Indonesia yang dipimpin oleh Prabowo, rakyat Indonesia akan mampu mengatasi bencana tersebut dan membangun kembali tanah air mereka dalam waktu dekat," tulis Xinhua.
Sementara itu berdasarkan laporan CGTN, Xi Jinping juga mengirimkan pesan ucapan selamat HUT ke-81 RI untuk Prabowo.
"Pada 17 Agustus, Presiden China Xi Jinping menyampaikan ucapan selamat kepada Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto atas peringatan 81 tahun berdirinya RI," tulis CGTN.
Xi yakin Indonesia di bawah pimpinan Presiden Prabowo mampu melangkah maju dengan mantap menuju Visi "Indonesia Emas 2045". Xi Jinping juga menyampaikan selamat atas pencapaian Indonesia sebagai anggota pendiri Organisasi Kerja Sama Kecerdasan Buatan Dunia (WAICO).
Xi Jinping juga memastikan akan terus bekerja sama dengan Prabowo untuk mensejahterakan China dan Indonesia.
"Xi menyatakan bahwa dirinya sangat mementingkan pengembangan hubungan China-Indonesia, dan bersedia berupaya bersama dengan Presiden Prabowo, memimpin berbagai lembaga dan daerah antar kedua negara melaksanakan dengan baik konsensus yang tercapai."
"Memperdalam rasa saling percaya strategis, memperdalam kerja sama saling menguntungkan di segala bidang, sehingga menyejahterakan rakyat kedua negara," tulis CGTN.



Komentar