Prabowo Siap Bangun Giant Sea Wall di Pantura: Jangan Tunggu Bencana

Jum'at, 14/08/2026 18:01 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan pertama pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPR RI, Jakarta, pada Jumat, 15 Agustus 2025. (Foto: BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan pertama pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPR RI, Jakarta, pada Jumat, 15 Agustus 2025. (Foto: BPMI Setpres)

law-justice.co - Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan proyek Giant Sea Wall di pantai utara Jawa akan segera dibangun. Prabowo menilai proyek ini sangat penting untuk melindungi wilayah pesisir utara jawa dari bahaya abrasi air laut.

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam Rapat Paripurna DPR RI dan Penyampaian Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8).

Ketika membicarakan Danantara Development Management Fund (DDMF), Prabowo menyebut Giant Sea Wall sebagai salah satu proyeknya.

"Giant Sea Wall, tanggul-tanggul besar untuk mengamankan pantai utara pulau Jawa. Ini mutlak harus kita lakukan, jangan kita tunggu bencana datang," sebut Prabowo.

Dia juga menegaskan bahwa Indonesia harus belajar dari negara lain, seperti Belanda yang membangun infrastruktur perlindungan jangka panjang.

"Negara Belanda membangun infrastruktur perlindungan jangka panjang tanpa perlu menunggu bencana. Giant Sea Wall di Belanda kini melindungi jutaan penduduk Belanda dan menjadi simbol kemampuan teknologi nasional Belanda," jelasnya.

Prabowo kembali menekankan bahwa Giant Sea Wall di pantai utara Jawa harus dibangun segera. Ia menyebutkan upaya ini dilakukan untuk menyelamatkan puluhan ribu hektare lahan yang sudah mulai tenggelam akibat naiknya permukaan laut.

"Selain itu, Giant Sea Wall kita di pantai utara Jawa harus menjadi infrastruktur air bersih, harus menjadi jalur pertumbuhan baru, dan proyek rekayasa yang membangun kemampuan anak bangsa," kata Prabowo.

Ia juga menyatakan bahwa terobosan-terobosan teknologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) akan digunakan untuk proyek Giant Sea Wall ini.

Giant Sea Wall ini diproyeksikan membutuhkan waktu penyelesaian 15 hingga 20 tahun. Proyek ini juga dikatakan akan dibagi menjadi 15 segmen dari Jawa Barat sampai Jawa Timur.

"Ini waktu yang lama. Saya tidak tahu presiden ke berapa yang akan meresmikan. Tapi, saya bertekad Presiden ke-8 akan mulai proyek ini," sebutnya.

(Gisella Putri\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar