`Buangan PDI Perjuangan`, Rocky Gerung Sebut Menteri Ini Gagal
Potret Pengamat Politik Rocky Gerung (Instagram pribadi Rocky Gerung)
law-justice.co - Pengamat Politik, Rocky Gerung menganggap bahwa Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait atau Ara, merupakan “buangan” dari PDI Perjuangan (PDIP).
Menurut Rocky, Presiden Prabowo Subianto tidak mempermasalahkan hal itu. Sebab, jika kinerja Ara dianggap buruk, Prabowo bisa dengan mudah mengaitkannya kembali sebagai kader PDIP.
"Ya menteri Prabowo, Ara menteri Prabowo. Ya. Sebagai apa di situ, kan sebagai buangan dari PDIP. Jadi Prabowo menerima buangan gitu," ujanya dalam kanal YouTube Total Politik, dikutip Kamis (13/8).
"Bagi Prabowo ya enggak apa-apa. Nanti satu waktu kalau Ara gagal ya gua akan bilang itu kader PDIP dari awal," imbuhnya.
Rocky bahkan menilai Ara gagal sebagai menteri karena masyarakat belum merasakan manfaat nyata dari kebijakannya. "Pasti gagalah. Ya kan orang tunggu impactnya apa dari kebijakan Ara ini," tegasnya.
Dia juga menyinggung program akad massal 62.000 rumah subsidi. Menurutnya, keberhasilan tidak perlu dipamerkan. "Tetapi itu dipamerkan, itu masalahnya, artinya gagal, kalo berhasil ngapain dipamerkan," tandasnya.
Sebagai informasi, Maruarar Sirait resmi pamit dari PDIP pada Januari 2024 dengan menyerahkan Kartu Tanda Anggota (KTA) di Kantor DPP PDIP. Ia menyebut keputusan tersebut diambil karena ingin mengikuti langkah politik Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).
Tidak lama setelah keluar dari PDIP, Ara mengonfirmasi bergabung sebagai anggota biasa di Partai Gerindra yang dipimpin Prabowo Subianto.
Meski dikritik, sejumlah kebijakan Ara dinilai bermanfaat bagi masyarakat.
Di antaranya percepatan Program 3 Juta Rumah, perpanjangan tenor cicilan rumah subsidi hingga 30 tahun, serta penguatan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah.
Program-program tersebut bertujuan meringankan beban Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).




Komentar