Gedung Bapenda Terbakar, Pramono Instruksikan 1.000 ASN WFH

Sabtu, 08/08/2026 21:27 WIB
Kebakaran melanda gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat (7/8/2026) malam.(KOMPAS.com/Ridho Danu Prasetyo)

Kebakaran melanda gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat (7/8/2026) malam.(KOMPAS.com/Ridho Danu Prasetyo)

[INTRO]
Kebakaran terjadi di Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, Petojo Selatan, Jakarta Pusat pada Jumat (7/8/2026) malam. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pun menginstruksikan 1.000 aparatur sipil negara (ASN) untuk bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

Ia menjelaskan gedung tersebut digunakan sejumlah perangkat daerah dan Bank Jakarta. Instansi yang berkantor di gedung itu meliputi Bapenda, BPSDM, Dinas Perhubungan, BPAD, dan Bank Jakarta.

“Gedung tersebut dihuni oleh beberapa perangkat daerah, yaitu Bapenda, BPSDM, Dinas Perhubungan, BPAD, dan Bank Jakarta, dengan total kurang lebih 1.000 ASN,” kata Pramono dalam keterangannya, Sabtu (8/8/2026).

Eks Sekretaris Kabinet ini meminta ASN tetap menjalankan tugas melalui skema WFH secara bergantian. ASN juga dapat bekerja dari Suku Dinas Wilayah Kota atau memanfaatkan aset lain milik Pemprov DKI Jakarta.

“Untuk menjamin kelangsungan pelayanan publik, menginstruksikan seluruh ASN yang berkantor di gedung ini agar tetap bekerja melalui mekanisme Work From Home (WFH) secara bergantian, atau berkantor di Suku Dinas Wilayah Kota, serta memanfaatkan aset Pemprov DKI Jakarta lainnya,” ujar dia.

Dia menegaskan pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama sehingga aktivitas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat harus terus berjalan.

Sementara itu, Gedung Bapenda DKI Jakarta terdiri dari 16 lantai. Kebakaran melanda bagian gedung mulai lantai 11 hingga lantai 16.

(Givary Apriman Z\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar