Trump Marah Politisi Muslim Pro-Palestina Menang Pileg Amerika Serikat

Kamis, 06/08/2026 12:06 WIB
Politikus Muslim dari Partai Demokrat, Abdul El Sayed. (the new york times).

Politikus Muslim dari Partai Demokrat, Abdul El Sayed. (the new york times).

law-justice.co - Kemarin, Rabu 5 Agustus 2026, Politikus Muslim dari Partai Demokrat, Abdul El Sayed, memenangkan pemilu pendahuluan (primary) untuk kursi Senat Amerika Serikat di Michigan.

Politikus pro-Palestina itu berhasil mengalahkan petahanan anggota Kongres Haley Stevens yang kampanyenya didukung oleh dana besar dari lobi pro-Israel, American Israel Public Affairs Committee (AIPAC).

"Dengan lebih dari 95 persen suara yang telah dihitung pada Rabu pagi, penghitungan Associated Press menunjukkan El Sayed memperoleh sekitar 48,5% suara dan Stevens 47,5%, tulis laporan Times of Israel.

Kemenangan El Sayed cukup mengagetkan partainya, Partai Demokrat, bahkan para pelobi Israel AIPAC. Setelah kemenangan ini, El Sayed yang juga seorang dokter, akan maju pada pemilu paruh waktu bulan November 2026.

El Sayed didukung oleh tokoh-tokoh sayap kiri dan liberal seperti Bernie Sanders, Elizabeth Warren, dan Alexandria Ocasio-Cortez.

Trump tantrum El Sayed menang

Beberapa jam setelah kemenangan El Sayed diberitakan, Presiden Trump mulau mengeluarkan protes dan kecamannya.

Dalam pidatonya, Trump menyebut El Sayed tidak mendukung Israel dan melontarkan komentar keras menanggapi kemenangan sang kandidat progresif dari Michigan itu.

Dalam sebuah unggahan media sosial, Trump juga menyebut Sayed sebagai "Komunis, yang tidak disukai di Detroit," sambil menuduh tanpa bukti adanya kecurangan pemilu yang merajalela di negara bagian tersebut.

"Wayne County (Detroit) di Michigan adalah salah satu daerah pemungutan suara paling korup di Amerika Serikat, jika bukan di dunia," tulis Trump di Truth Social pada hari Rabu (5/8) .

"Ini benar-benar seperti negara dunia ketiga! Keajaiban terjadi di Wayne County, termasuk jumlah suara yang diberikan jauh lebih banyak daripada jumlah pemilih."

El Sayed lolos menjadi calon dari Partai Demokrat untuk menghadapi kandidat Partai Republik Mike Rogers dalam pemilihan November mendatang.

Dibenci Pelobi Israel

Kemenangan El Sayed juga dibenci kelompok Yahudi Amerika yang kuat, AIPAC.

El Sayed, mantan direktur kesehatan Wayne County, berkampanye dengan janji "Medicare untuk Semua," reformasi keuangan, dan mengakhiri bantuan militer ke Israel. Dia telah menyatakan penentangannya terhadap gagasan negara Yahudi dan mendukung negara Palestina.

Kemenangan Sayed ini membuat kelompok lobi Israel kaget sekaligus marah. Sebab, AIPAC dan afiliasinya telah menghabiskan lebih dari $30 juta untuk mendukung Haley Stevens, seorang pendukung setia negara Yahudi.

Namun sebagai balasan, kelompok lobi Yahudi ini berjanji akan mengalahkan El Sayed pada pemilu Novemer mendatang. Pada pemilu paruh waktu itu, Sayed akan bertarung dengan kandidat dari Partai Republik Mike Rogers.

"Banyak pendukung Yahudi Stevens yang paling terkemuka, beberapa di antaranya telah berjanji untuk menggalang dana bagi kandidat Partai Republik Mike Rogers," tulis Times of Israel.

(Ade Irmansyah\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar