Usut Kematian Misterius Sutrimo, Puslabfor Polri Diterjunkan

Rabu, 29/07/2026 12:51 WIB
Diduga Dibunuh, Ini Kronologi Tewasnya Penjaga Rumah Febrie Adriansyah. (Istimewa).

Diduga Dibunuh, Ini Kronologi Tewasnya Penjaga Rumah Febrie Adriansyah. (Istimewa).

law-justice.co - Untuk mengusut kasus kematian seorang pria bernama Sutrimo, Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri turut diterjunkan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan Puslabfor telah dilibatkan dalam proses olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah sampel turut diambil untuk diperiksa lebih lanjut di laboratorium.

"Kami juga memahami kekhawatiran serta pertanyaan yang muncul di tengah masyarakat. Untuk memastikan penyebab meninggalnya saudara S, kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara dengan melibatkan Puslabfor dan serangkaian tindakan penyelidikan lainnya," kata Budi dalam keterangannya, Rabu (29/7).

Disampaikan Budi, Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan masih terus menyelidiki meninggalnya Sutrimo yang diduga tidak wajar.

Budi menyebut penyelidik telah memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan informasi dan petunjuk yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

"Seluruh fakta masih didalami untuk memastikan penyebab kematian korban secara objektif," ucap dia.

Sebelumnya, seorang pria bernama Sutrimo meninggal dunia pada Kamis (23/7) lalu. Sutrimo ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dan kemudian dibawa menuju RS Muhammadiyah Taman Puring menggunakan ambulans.

"Pihak rumah sakit menerangkan bahwa Sutrimo tiba dalam keadaan sudah meninggal dunia," kata Budi dalam keterangan tertulis, Minggu (26/7).

Kepolisian mengumpulkan bahan keterangan serta melakukan klarifikasi terhadap pihak keluarga, pengemudi ambulans, petugas rumah sakit, dan pihak lain yang mengetahui peristiwa tersebut.

"Rekam medis, riwayat pemesanan ambulans, lokasi awal ditemukannya almarhum, serta informasi lain yang berkaitan juga sedang didalami," tutur dia.

Korban disebut-sebut merupakan kepala rumah tangga (Karumga) mantan Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah. Terkait hal ini, Budi menyebut pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait sosok korban.

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar