Kasus Intimidasi Dokter Icha, PDIP Nonaktifkan Anggota DPRD TTU
Ini Temuan Sementara Dugaan Bunuh Diri Tak Wajar Dokter Icha di NTT. (Istimewa).
"DPC menonaktifkan dia selama proses hukum di polisi. Dan kemudian mereka bertiga tuh sudah dipanggil oleh polisi, sehingga ya tunggu proses hukum," kata Hugo di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (30/6/2026).
Hugo mengatakan DPC PDIP TTU telah memanggil Veronika untuk dimintai penjelasan. Veronika disebut telah menyampaikan keteranganya kepada internal partai dan pihak kepolisian.
"Hari ini anggota DPRD yang PDI Perjuangan itu sudah dipanggil oleh Badan Kehormatan partai di TTU, Timor Tengah Utara, memanggil untuk kemudian diminta penjelasan, klarifikasi atas peristiwa yang menyangkut dugaan terhadap kasus bunuh dirinya dokter Icha. Kemudian dia sudah menjelaskan," jelasnya.
Diketahui, tiga anggota DPRD Kabupaten TTU terseret dalam kasus kematian dr Icha. Ketiga partai politik yang menaungi para anggota DPRD itu pun telah angkat bicara.
Sebagai informasi, insiden tersebut bermula ketika dua anggota DPRD TTU, Norbertus Tubani dari PKB dan Therensius Lazakar dari Partai Golkar, mendatangi IGD RS Leona terkait penanganan seorang pasien anak korban gigitan ular hijau yang merupakan keponakan Therensius. Pasien tersebut diketahui merupakan rujukan dari RSUD Kefamenanu.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi, kedua anggota DPRD itu diduga datang dalam kondisi berbau alkohol dan berbicara dengan nada tinggi kepada dr Icha yang saat itu sedang menjalankan tugas medis.
Peristiwa tersebut diduga meninggalkan trauma mendalam bagi dr Icha. Ia kemudian menjalani perawatan intensif sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Jumat 26 Juni 2026.
dr Icha ditemukan ditemukan meninggal dunia di rumah orang tuanya, Perumahan RSS Baumata, Kabupaten Kupang, NTT, pada Jumat (26/6) sekitar pukul 18.00 WITA setelah sempat menjalani perawatan medis karena tekanan psikologis usai diduga diintimidasi dari anggota DPRD TTU saat menangani pasien anak korban gigitan ular di RS Leona pada Sabtu (13/6).
Ada tiga anggota DPRD yang diperiksa pihak kepolisian. Mereka adalah Veronika Lake dari PDIP, Norbertus Bani dari PKB, dan Thrensius Lazakar dari Golkar.

Komentar