Amerika Tak Beri Israel Akses Lihat Draf Kesepakatan Damai dengan Iran
Donald Trump tersenyum pada Benjamin Netanyahu di Gedung Putih di Washington, 25 Maret 2019. (AP Photo) (indonesiainside.id)
law-justice.co - Pemerintah Amerika Serikat (AS) dilaporkan enggan mengungkap dokumen nota kesepahaman (MoU) dengan Iran, untuk diperlihatkan ke Israel.
Sumber Israel yang mengetahui masalah itu mengatakan pemerintahan Donald Trump menolak permintaan Tel Aviv untuk melihat isi perjanjian tersebut.
Dia menyebut Trump khawatir Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akan membocorkan MoU itu sebelum dirilis secara resmi, demikian dikutip CNN, Selasa (16/6).
Media Israel, i24 News, juga melaporkan hal serupa dari pernyataan pejabat AS.
"Saya bisa mengonfirmasi secara resmi bahwa Israel meminta akses ke dokumen MoU Iran dan ditolak," demikian laporan koresponden i24 News di X.
"Itu adalah perkembangan yang luar biasa dan sangat tidak biasa antara sekutu dekat dalam isu yang sangat penting bagi keamanan nasional," imbuh dia.
Namun, pejabat AS lain membantah laporan semacam itu dan menyebutnya "tidak akurat."
"Amerika Serikat tetap berkoordinasi erat dengan mitra regional kami, termasuk Israel, sepanjang negosiasi," ungkap pejabat itu.
Hingga kini, MoU AS-Iran belum dirilis secara resmi ke publik. Beberapa pihak mengatakan kesepakatan baru akan diluncurkan di hari yang sama setelah penandatanganan.
MoU akan ditandatangani di Swiss pada 19 Juni mendatang. Kesepakatan itu dilaporkan berisi pembukaan Selat Hormuz, pencabutan sanksi terhadap Iran, hingga masa depan program nuklir Iran.
MoU ini juga diharapkan akan menjadi jangkar negosiasi lanjutan AS-Iran untuk betul-betul mengakhiri perang.



Komentar