Projo soal Gibran Menemui Mahasiswa: Pintu Istana Dibuka Lebar
Wapres Gibran Rakabuming Raka dapat pesan menohok dari guru ini soal AI. (Instagram/@gibran_rakabuming)
Sekretaris Jenderal PROJO Freddy Alex Damanik memandang pertemuan tersebut menjembatani kesenjangan informasi pemerintah dengan rakyat. Pertemuan itu dianggapnya sekaligus membuktikan pemerintah tidak antikritik.
"Mas Wapres Gibran melakukan komunikasi politik yang sehat. Pintu Istana dibuka lebar untuk mendengar kegelisahan anak muda," jelas Freddy melalui keterangan tertulis, Selasa (16/6).
Dia mengatakan sikap Gibran yang mau menemui mahasiswa memperlihatkan pemerintah menghargai demokrasi dan menempatkan aspirasi rakyat sebagai prioritas.
Bahkan, lanjutnya, Gibran secara terbuka mengakui ada kekurangan dalam pemerintahan dan menegaskan komitmen untuk melakukan perbaikan berkelanjutan.
Dalam dialog dengan para mahasiswa, Gibran disebut mencatat poin-poin tuntutan mahasiswa, mulai dari evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), kebijakan ekonomi, hingga regulasi pendidikan.
"Mas Wapres juga menyampaikan komitmen untuk menyampaikan langsung lembar catatan aspirasi tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto," jelas Freddy.
Pertemuan Gibran dengan mahasiswa pada kemarin dihelat di tengah serangkaian demonstrasi di sejumlah kota besar di Indonesia.
Mahasiswa memprotes pelaksanaan sejumlah program prioritas pemerintah. Hadir di Istana Wakil Presiden sejumlah mahasiswa dari Universitas Bung Karno (UBK), Universitas MH Thamrin, dan Universitas Terbuka.

Komentar