Sapu Bersih Inggris Tunggu Arsenal Usai Palace Juara Conference League

Kamis, 28/05/2026 07:42 WIB
Sapu Bersih Inggris Tunggu Arsenal Usai Palace Juara Conference League. (Istimewa).

Sapu Bersih Inggris Tunggu Arsenal Usai Palace Juara Conference League. (Istimewa).

law-justice.co - Klub Sepak Bola asal London Inggris, Crystal Palace berhasil menjadi juara Conference League musim ini. Dengan demikian, sapu bersih tim Inggris di kompetisi Eropa musim ini tinggal menunggu kiprah Arsenal di final Liga Champions.

Palace sukses memenangkan trofi Conference League usai mengalahkan Rayo Vallecano dengan skor 1-0 di Leipzig, Kamis (28/5) dini hari WIB. Gol tunggal kemenangan Palace dicetak oleh Jean-Philippe Mateta.

Dengan kemenangan Crystal Palace, tim-tim Inggris sudah memenangkan dua kompetisi Eropa musim ini. Sebelumnya, Aston Villa sudah mengangkat trofi Liga Europa.

Aston Villa menjadi juara Liga Europa dengan menaklukkan Freiburg di laga final. Saat itu, Aston Villa menang telak 3-0.

Dengan kondisi tersebut, otomatis tim Inggris tetap menjaga peluang untuk melakukan sapu bersih di kompetisi Eropa musim ini. Penentuan keberhasilan tersebut ada di tangan Arsenal.

Arsenal akan menghadapi Paris Saint-Germain di final Liga Champions pada Sabtu (30/5). Arsenal akan memburu trofi pertama Liga Champions dalam sejarah mereka sedangkan PSG adalah juara bertahan kompetisi ini.

The Gunners punya modal untuk percaya diri menghadapi PSG. Di Liga Champions musim ini, Arsenal mencatat rekor 100 persen menang di fase liga dan tak terkalahkan dalam perjalanan menuju final.

Selain itu, Arsenal juga baru saja memenangkan gelar juara Liga Inggris. The Gunners mengakhiri puasa gelar Liga Inggris selama 22 tahun.

Palace Catat Musim Terbaik dalam 120 Tahun

Crystal Palace meraih dua gelar di 2025/2026 lewat Community Shield dan Conference League. Ini adalah musim terbaik dalam sejarah 120 tahun mereka berdiri.

Crystal Palace berhasil mengakhiri musim dengan gelar juara Conference League, turnamen kasta ketiga di Eropa. Dalam final melawan Rayo Vallecano di Leipzig, Kamis (28/5) dini hari WIB, Palace mengakhiri laga dengan kemenangan 1-0.

Dengan gelar juara Conference League, otomatis Crystal Palace menjalani musim terbaik dalam sejarah 120 tahun mereka berdiri. Ini adalah trofi pertama mereka di Eropa dan di musim ini, Palace juga sukses meraih dua gelar.

Sebelumnya, Palace berhasil memenangkan Community Shield di awal musim. Berstatus sebagai juara Piala FA, Palace bisa mengalahkan Liverpool yang berstatus sebagai juara Liga Inggris lewat adu penalti dengan skor 3-2 usai imbang 2-2 di laga berjalan.

Meski posisi Palace di Liga Inggris mengecewakan, akhiri musim di posisi 15, suporter Palace bisa tetap gembira. Pasalnya, kemenangan di Conference League ini membuat Crystal Palace bakal berlaga di Liga Europa musim depan.

Usai keberhasilan ini, hal yang harus diperhatikan oleh Crystal Palace adalah kebijakan transfer mereka dan pelatih baru untuk musim depan. Faktor itu yang akan menentukan Palace bisa melanjutkan momentum bagus atau tidak di musim berikutnya.

Di bursa transfer, sejumlah nama pemain Palace bakal jadi rebutan. Ismaila Sarr, Jean-Philippe Mateta, hingga Maxence Lacroix mungkin bakal dibidik oleh klub besar.

Selain itu, Palace juga harus mencari pengganti Oliver Glasner sebagai pelatih dengan tepat. Glasner telah berhasil memberikan tiga gelar untuk Palace, termasuk Piala FA di musim sebelumnya.

 

 

(Ade Irmansyah\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar