Demo “No Kings” di Los Angeles Memanas

Minggu, 29/03/2026 23:11 WIB
Demonstrasi `No Kings` ricuh akibat Polisi lepaskan gas air mata ke pendemo di Los Angeles. (AP via Detik)

Demonstrasi `No Kings` ricuh akibat Polisi lepaskan gas air mata ke pendemo di Los Angeles. (AP via Detik)

[INTRO]

Polisi membubarkan aksi demonstrasi besar bertajuk “No Kings” di pusat kota Los Angeles (LA), Amerika Serikat, serta menangkap sejumlah peserta beberapa jam setelah ribuan orang berkumpul, Sabtu (28/3) waktu setempat. Aparat juga sempat menembakkan gas air mata untuk mengendalikan massa.

Mengutip laporan NBC dan Associated Press sebagaimana dilansir Detik, Minggu (29/3/2026), Departemen Kepolisian Los Angeles menetapkan status Siaga Taktis pada Sabtu malam. Sejumlah ruas jalan ditutup, dan peserta aksi yang menolak membubarkan diri langsung diamankan. Aksi yang semula berlangsung damai berubah ricuh setelah massa bergerak ke sekitar Pusat Penahanan Federal. Lokasi tersebut sebelumnya memang kerap menjadi titik bentrokan antara demonstran dan aparat federal sejak kebijakan penindakan imigrasi era Presiden Donald Trump diberlakukan tahun lalu.

Untuk mengantisipasi lonjakan massa, otoritas transportasi Caltrans telah memasang gerbang pengaman di akses keluar-masuk Jalan Tol 101 sejak Jumat (27/3). Langkah ini diambil menyusul aksi serupa sebelumnya, di mana demonstran sempat memasuki jalur tol dan mengganggu arus lalu lintas. Secara nasional, penyelenggara “No Kings” mengklaim aksi ini sebagai protes tanpa kekerasan terbesar dalam sejarah modern Amerika Serikat. Mereka menyebut sedikitnya 8 juta orang terlibat dalam lebih dari 3.300 aksi di seluruh 50 negara bagian dan berbagai belahan dunia.

Di Los Angeles, aksi terbesar dipusatkan di Gloria Molina Grand Park, yang berada di seberang Balai Kota. Sementara itu, di Denver, kepolisian setempat juga menetapkan aksi serupa sebagai pertemuan ilegal. Aparat melepaskan tabung asap setelah sekelompok kecil demonstran memblokir jalan dan menolak membubarkan diri. Situasi sempat memanas ketika beberapa peserta aksi melemparkan kembali tabung asap ke arah petugas. Sedikitnya sembilan orang ditangkap, termasuk karena melempar benda ke arah polisi.

(Bandot DM\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar