Usai Ganti Nama Selat Hormuz Jadi `Selat Trump`, Trump Picu Polemik

Minggu, 29/03/2026 14:18 WIB
Jurus Licik Trump agar Seluruh Dunia Tunduk ke Amerika foto :cna.id

Jurus Licik Trump agar Seluruh Dunia Tunduk ke Amerika foto :cna.id

law-justice.co - Sebagaimana diketahui, disaat memanasnya konflik di kawasan Timur Tengah, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump justru melontarkan candaan yang menuai kontroversi dengan menyebut Selat Hormuz sebagai “Selat Trump”.

“Iran harus membuka Selat Trump — maksud saya, Selat Hormuz," ujar Trump, dalam pidatonya di forum Future Investment Initiative, Miami, seperti dikutip dari CNBC, Minggu, 30 Maret 2026.

Tidak berhenti di situ, Trump kemudian melanjutkan dengan nada satir.

“Permisi. Saya sangat menyesal. Kesalahan yang mengerikan," ujar Trump.

Pernyataan tersebut mencuat di tengah pembatasan akses ke Selat Hormuz oleh pemerintah Iran menyusul perangnya dengan AS dan Israel.

Di sisi lain, Trump sebelumnya juga melontarkan wacana kontroversial dengan mengusulkan pengelolaan bersama selat tersebut antara dirinya dan pemimpin tertinggi Iran sebagai bagian dari solusi konflik.

Dia bahkan mengklaim Teheran tengah bernegosiasi terkait hal tersebut, meski klaim itu telah dibantah oleh pihak Iran.

Sejumlah laporan media AS juga menyebut Trump mempertimbangkan opsi lebih jauh, termasuk mengambil alih kendali atas selat tersebut dan mengganti namanya menjadi “Strait of America” atau bahkan menggunakan namanya sendiri.

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar