Banjir di Jakarta, Ribuan Orang Mengungsi

Sabtu, 24/01/2026 19:56 WIB
Sejumlah ruas jalan di Jakarta masih terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur sejak pagi tadi, Kamis (22/1/2025) Salah satu lokasi terdampak paling serius adalah Jalan DI Panjaitan, Cawang, Jakarta Timur. Banjir setinggi 70 cm di wilayah ini membuat arus lalu lintas nyaris lumpuh total. Robinsar Nainggolan

Sejumlah ruas jalan di Jakarta masih terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur sejak pagi tadi, Kamis (22/1/2025) Salah satu lokasi terdampak paling serius adalah Jalan DI Panjaitan, Cawang, Jakarta Timur. Banjir setinggi 70 cm di wilayah ini membuat arus lalu lintas nyaris lumpuh total. Robinsar Nainggolan

law-justice.co - Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak Kamis, 22 Januari 2026, menyebabkan banjir di sejumlah kawasan Ibu Kota. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta mencatat, sebanyak 78 rukun tetangga (RT) dan 7 ruas jalan masih tergenang hingga Sabtu, 24 Januari 2026 pukul 12.00 WIB.

“BPBD mencatat saat ini terdapat 78 RT dan 7 ruas jalan tergenang,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Jakarta Mohamad Yohan dalam keterangan tertulis pada Sabtu (24/1/2026), melansir Tempo

Akibatnya, terdapat 1.809 orang yang terpaksa mengungsi di beberapa titik. Di Jakarta Barat, pengungsi dari Kelurahan Kedaung Kali Angke berada di Masjid Jami Al Khaeer, Masjid Jami Al Fudhollah, Masjid Muhajirin, PAUD Nusantara, Pos RW 002, Musala Nurul Ikhsan dengan total 257 jiwa dari 48 kepala keluarga.

Sementara di Kelurahan Rawa Buaya pengungsi tersebar di Masjid Baitul Rahman dan Masjid Hidayatussalam dengan total 186 jiwa dari 48 kepala keluarga.

Kelurahan Jelambar memiliki jumlah pengungsi 77 jiwa dari 20 kepala keluarga yang berada di Musala At Taqwa dan Masjid Nurul Islam.

Jumlah pengungsi di Kelurahan Kedoya Selatan berjumlah 139 jiwa yang berada di Musala Al Hijrah, kantor kelurahan dan aula RT 011 RW 005. Kemudian Kelurahan Kembangan Selatan mengungsikan 60 warganya di Majlis Daarul Muhyi. Kelurahan Kembangan Utara mengungsikan 30 warga di Masjid Jami Al Ikhlas.

Kelurahan Kota Bambu Selatan memiliki 65 pengungsi di aula Rusunawa KS Tubun. Selain itu ada 173 pengungsi di Masjid Baitul Khoir, Kelurahan Duri Kosambi.

BPBD juga melaporkan bahwa titik pengungsian di Jakarta pusat berada di Kelurahan Karet Tengsin. Sebanyak 256 orang diungsikan ke PAUD Nusantara, aula Masjid Muhajirin, Ruang Publik Terpadu Ramah Anak di Segas dan Intiland.

Lokasi pengungsian banjir di Jakarta Timur mencakup Kelurahan Cipinang Melayu yang memiliki 200 orang pengungsi di Masjid Al Muqorrobin; 209 pengungsi di Kelurahan Halim Perdana Kusuma, dan 60 orang di Musala Al Islah di Kelurahan Cawang. Sedangkan di Jakarta Utara tercatat 97 orang dari 25 KK mengungsi di gang Masjid Nurul Jannah, Kelurahan Kapuk Muara.

BPBD Jakarta telah mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah. Masyarakat diimbau untuk berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. “Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam nonsetop,” kata Yohan.

(Rohman Wibowo\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar