Teheran Klaim Manuver AS dan Israel Lewat Demo Gagal Melemahkan Iran

Minggu, 11/01/2026 18:37 WIB
 Teheran Klaim Manuver AS dan Israel Lewat Demo Gagal Melemahkan Iran foto : Routers

Teheran Klaim Manuver AS dan Israel Lewat Demo Gagal Melemahkan Iran foto : Routers

law-justice.co - Meskipun Viral peristiwa liputan demontrasi masal di Iran  menunjukkan ribuan orang berdemonstrasi di Teheran semalaman hingga Sabtu pagi. Mereka meneriakkan: "Matilah Khamenei," merujuk pada pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, dan: "Hidup Shah." Pemimpin Iran masih kuat bersama rakyat yang setia. Taktik AS dan Israel Picu Demo di Iran Diklaim Tak Akan Sukses Gulingkan Khamenei .

 Presiden Iran Masoud Pezeshkian menilai Amerika Serikat salah besar jika menganggap pendekatan yang digunakan terhadap negara lain bisa diterapkan begitu saja pada Iran. Ia menegaskan masyarakat Iran tetap siaga dan tidak mudah terpengaruh oleh upaya apa pun yang ditujukan untuk melemahkan persatuan dan stabilitas nasional. Gagal melemahkan pemerintah berkuasa.

Pernyataan itu disampaikan Pezeshkian pada Sabtu saat menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Oman, Sayyid Badr bin Hamad Al Busaidi, di Teheran. Pertemuan tersebut membahas berbagai isu strategis, baik di tingkat kawasan maupun internasional.

Dalam kesempatan itu, Pezeshkian menyinggung apa yang ia sebut sebagai sikap “tidak konsisten” Washington selama proses dialog nuklir tidak langsung dengan Iran. Menurutnya, Amerika Serikat justru merusak semangat diplomasi dan perundingan di tengah jalannya pembicaraan, sembari melakukan tindakan yang dinilai melanggar prinsip kemanusiaan serta aturan internasional.

Ia juga menuding AS keliru karena menyamakan Iran dengan negara lain, sehingga mencoba memicu kegaduhan internal melalui pihak-pihak tertentu. Namun, Pezeshkian menegaskan langkah semacam itu tidak akan berhasil, karena rakyat Iran disebutnya semakin solid dalam mendukung negara dan sistem pemerintahan Islam yang ada, sebagaimana dilaporkan Press TV.

 
 
 

Presiden mengatakan Amerika Serikat dan Israel merusak perdamaian, stabilitas, dan keamanan global. “AS dan rezim Zionis melakukan segala upaya untuk memperpanjang perang dan ketidakamanan di kawasan ini, mencegah persatuan di antara negara-negara Muslim, dan menciptakan perselisihan untuk memajukan tujuan jahat mereka,” kata Pezeshkian.

Di bagian lain pidatonya, Pezeshkian mengatakan perluasan hubungan dengan negara-negara tetangga dan Muslim tetap menjadi prioritas strategis bagi Iran. Ia menambahkan bahwa Oman memegang tempat khusus dalam kebijakan luar negeri Iran karena ikatan budaya dan politik yang mendalam, dan mengatakan Teheran berkomitmen untuk melaksanakan perjanjian bilateral dan memperkuat kerja sama dengan Muscat di semua bidang.

Sementara itu, Al Busaidi mengatakan Iran adalah mitra strategis bagi Oman dan pilar utama perdamaian, stabilitas, dan keamanan di kawasan tersebut. Menteri Luar Negeri Oman mengatakan Iran telah mengadopsi pendekatan yang “bijaksana dan berprinsip” dengan memprioritaskan diplomasi dan dialog untuk menyelesaikan masalah berdasarkan hukum internasional. Ia menambahkan bahwa banyak negara, termasuk negara-negara Eropa, percaya bahwa rezim Israel adalah sumber utama ketidakstabilan di kawasan tersebut.

 

(Patia\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar