Pengukuran Lahan di Kendari Ricuh, Kapolres Kendari Dilempari Batu
Ilustrasi Bentrokan (Media Indonesia)
Sejumlah warga menolak pengukuran dan pencocokan lahan (constatering) yang dilakukan pihak Pengadilan Negeri (PN) Kendari.
Akibat bentrokan tersebut, Kapolresta Kendari Pol Edwin Louis Sengka mengalami luka setelah terkena lemparan batu.
"Saat pendemo anarkis, beliau terkena lemparan batu," beber Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau seperti dikutip dari CNNIndonesia.com, Kamis (20/11).
Dalam proses pengukuran di lahan sengketa, ratusan personel kepolisian telah dikerahkan untuk pengamanan dan pengawalan.
Namun, massa yang menolak hal tersebut, melakukan perlawanan dengan mendorong petugas hingga terjadi lemparan batu yang mengarah ke petugas.
"(Kapolresta Kendari) terluka (bagian wajah) sementara ini dalam proses pengobatan," katanya.
Meski demikian, situasi di lokasi bentrokan telah kondusif dan Kapolresta Kendari masih tetap berada di lokasi setelah mendapatkan perawatan medis.
"Anggota masih berada di lokasi. Tapi, situasi sudah kondusif," jelasnya.




Komentar