Ketika KDM Dicurigai Alihkan Kasus APBD Mengendap Lewat Sidak Aqua

Minggu, 26/10/2025 07:45 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (Kompas)

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (Kompas)

law-justice.co - Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga menilai bahwa Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi berupaya mengalihkan fokus publik atas kasus dana pemerintah daerah yang disebut mengendap di perbankan oleh Menteri Keuangan (Menkeu RI), Purbaya Yudhi Sadewa.

Pasalnya menurut dia, di saat kasus tersebut bergulir, Dedi Mulyadi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pabrik air kemasan merek Aqua di Subang, Jawa Barat yang kemudian viral.

“Kasus dana mengendap di bank dan kas daera? terkesan tenggelam oleh isu Aqua di Subang,” katanya seperti melansir rmol.id, beberapa waktu lalu.

Terlebih, kata Jamiluddin, isu Aqua belum terbukti bahwa airnya berasal dari sumber sumur bor.

“Apakah kasus Aqua di Subang sengaja dilontarkan untuk menutupi isu mengendapnya dana milik Pemda di bank dan kas daerah?” kata Jamiluddin.

Sebab, di saat bersamaan, ada indikasi isu dana milik Pemda Jabar yang mengendap di bank dan kas daerah menjadi menurun setelah kasus Aqua di Subang mencuat.

“Padahal persoalan dana daerah mengendap tak kalah pentingnya dengan kasus Aqua di Subang. Sebab, dana tersebut menyangkut pembangunan daerah,” pungkas Jamiluddin.

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar