Server Data Gangguan, Imigrasi Pastikan Tetap Layani Warga

Kamis, 20/06/2024 19:40 WIB
Ilustrasi penumpang antre lama di pos Imigrasi Bandara Soetta untuk cek dokumen (doc. Imigrasi Bandara Soetta)

Ilustrasi penumpang antre lama di pos Imigrasi Bandara Soetta untuk cek dokumen (doc. Imigrasi Bandara Soetta)

Jakarta, law-justice.co - Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Silmy Karim menegaskan saat ini pemerintah tengah berupaya memulihkan aplikasi dan data yang akibat gangguan sistem pusat data nasional (PDN) Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Silmy mengamini saat ini kantor imigrasi, unit layanan paspor, unit kerja keimigrasian, serta tempat pemeriksaan imigrasi di bandara dan pelabuhan mengalami kendala untuk sementara.

"Kami sedang mengupayakan pemulihan aplikasi dan data dengan memanfaatkan data backup PDN di Batam dan kami upayakan agar layanan bisa pulih sesegera mungkin," ujar Silmy dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (20/6).

Namun, dia menegaskan, imigrasi tetap memberikan pelayanan seoptimal mungkin agar penumpang berangkat dan tiba sesuai jadwal. Silmy mengatakan warga yang ada di bandara akan tetap dilayani petugas imigrasi secara manual.

"Untuk sementara, penumpang pesawat dianjurkan agar datang lebih awal ke bandara, mengantisipasi proses pemeriksaan yang belum dapat berjalan sebagaimana mestinya," jelasnya.

Selain itu, lanjut Silmy, warga yang sudah punya jadwal datang ke kantor imigrasi untuk perpanjangan atau pembuatan paspor bisa datang seperti biasa.

Namun, permohonan percepatan paspor satu hari jadi belum dapat dilayani dan akan segera beroperasi kembali setelah sistem normal.

"Ditjen Imigrasi akan segera menyampaikan kepada masyarakat apabila sistem PDN Kementerian Kominfo sudah kembali normal dan layanan keimigrasian sudah bisa beroperasi sepenuhnya," ucap dia.

Sementara dalam wawancara dengan CNN Indonesia TV, Silmy mengatakan gangguan tidak hanya dialami pihak imigrasi. Sebab, banyak kementerian/lembaga yang juga jadi pelanggan PDN.

"Ini terjadi tidak hanya kepada kita, tapi kan yang lain, pelayanan publiknya tidak menggunakan digital. Jadi ada 80 pelanggan lain, pemerintah, yang mengalami hal serupa," katanya.

Ia pun menyatakan gangguan PDN merupakan tanggung jawab Kominfo. Imigrasi hanya pengguna layanan.***

(Gisella Putri\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar