Korban Tewas Banjir Lahar Gunung Marapi Jadi 27 Orang, 9 Orang Hilang

Minggu, 12/05/2024 20:12 WIB
Rumah warga hancur akibat banjir lahar dingin, Minggu (12/5/2024) di Agam, Sumatera Barat(Foto: BPBD Agam)

Rumah warga hancur akibat banjir lahar dingin, Minggu (12/5/2024) di Agam, Sumatera Barat(Foto: BPBD Agam)

law-justice.co - Bencana banjir lahar dingin Gunung Marapi di Agam, Sumatera Barat yang terjadi pada Minggu (12/5/2024) mengakibatkan 27 orang tewas. Selain itu, hingga kini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar mencatat ada 9 orang korban banjir lahar dingin yang masih belum ditemukan dan masih dalam pencarian tim gabungan.

"Kemungkinan masih ada sembilan orang dalam pencarian, untuk tiga daerah (berdampak) ini," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar, Fajar Sukma di lokasi bencana, Minggu (12/5).

Tiga daerah yang terdampak banjir lahar dingin di antaranya Kabupaten Agam, Tanah Datar dan Kota Padang Panjang. Bencana ini juga memutuskan akses jalan lintas nasional Padang-Bukittinggi.

Menurut Fajar angka korban hilang kemungkinan dapat bertambah. Pihaknya masih menunggu laporan masuk. "Kami masih melihat perkembangan di lapangan, angka masih dinamis. Bisa saja bertambah. Ini (sembilan hilang) yang dilaporkan warga ke perangkat desa. Untuk korban meninggal dunia semuanya sudah diidentifikasi. Tersebar di tiga rumah sakit," tuturnya.

Adapun korban tewas bencana banjir lahar dingin Gunung Marapi di Sumbar semulanya tercatat 14 orang. Namun dalam catatan terbaru pada pukul 14.30 WIB, total korban tewas mencapai 27 orang.

"Untuk sementara waktu, data yang masuk ke BPBD Sumbar jumlah korban jiwa 27 orang," kata Juru Bicara BPBD Sumbar, Ilham, Minggu (12/5).

Ia menyebutkan puluhan korban jiwa itu merupakan dampak bencana di dua daerah yakni Kabupaten Agam dan Tanah Datar. Saat ini penyisiran terus dilakukan tim gabungan. Sementara itu, para korban jiwa terbanyak dievakuasi ke RSUD Achmad Mochtar Kota Bukittinggi. Sisanya berada di RSUD Batusangkar.

"Sekarang masih dalam pendataan, penyisiran dan pencarian. Korban jiwa terbanyak berada di Kabupaten Agam," kata dia.

 

(Rohman Wibowo\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar