Kecelakaan Tunggal Tewaskan Sekda NTT, Polisi: Mobil Melaju Kencang

Minggu, 02/10/2022 15:38 WIB
Ilustrasi mayat (Foto:kicknewstoday)

Ilustrasi mayat (Foto:kicknewstoday)

law-justice.co - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Domun Warandoy dikabarkan meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Frans Seda, Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Sabtu (1/10) tengah malam.

Domun Warandoy meninggal dalam kecelakaan tunggal akibat mobil yang dikendarainya sendiri terbalik di ruas jalan Frans Seda sekitar 100 meter dari Hotel Debitos.

Domun mengendarai mobi Fortuner berwarna hitam dengan plat putih bernomor polisi DH 274 XX. Mobil tersebut masuk ke lubang di sebelah kanan dan terbalik.

Saat itu, mobil datang dari arah jalan El Tari Kupang dan melaju ke Arah Patung Kirab Fatululi. Namun, sesampai di sekitar TKP, mobil keluar jalur ke bagian kanan jalan dan masuk ke lubang.

Usai terbalik, aparat Satlantas Polresta Kupang Kota yang hendak melakukan evakuasi mengalami kesulitan karena korban terjepit di pintu sebelah kanan dan setir sehingga sulit dikeluarkan dari dalam mobil.

Korban yang diduga meninggal di tempat baru bisa dievakuasi sekitar pukul.04.30 WITA ke Rumah Sakit Bhayangkara Kupang.

Domun Warandoy baru dilantik oleh Gubernur NTT, Viktor Bungilu Laiskodat sebagai Sekretaris Daerah NTT pada 13 Juli 2022. Sebelum menjabat Sekda Provinsi NTT, korban menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Timur.

Hingga berita ini ditulis jenazah korban masih berada di kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Kupang.

Polisi: Mobil Melaju dengan Kecepatan Tinggi

Pihak Polresta Kupang Kota menyatakan bahwa kecelakaan tunggal yang menewaskan Sekretaris Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT), Domun Warandoy diakibatkan mobil melaju dalam kecepatan tinggi.

Kasat Lantas Polresta Kupang Kota, AKP Andri Aryansyah mengatakan, domun pun kehilangan kendali sehingga menyebabkan mobil terbalik.

"Diduga akibat hilang kendali karena berkecepatan tinggi," kata Kasat Lantas Polresta Kupang Kota, AKP Andri Aryansyah.

Andri menjelaskan mobil Fortuner Domun melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Jalan El Tari menuju Jalan Frans Seda.

Mobil kehilangan kendali sekitar 100 meter dari depan Hotel Debitos di sekitar jalan Frans Seda yang jalannya agak sedikit menurun.

"Sempat ada beberapa saksi yang melihat mobil tersebut melaju dengan kecepatan sangat tinggi," ujar dia.

Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly dan tiba sekitar pukul 04.45 WITA.

Menurut rencana, jenazah akan dibawa pulang ke Waingapu, Sumba Timur pada Minggu (2/10) siang ini.

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar