Pegawainya Terlibat Pemalsuan Data BLBI, Kemenkeu Buka Suara

Senin, 24/01/2022 11:18 WIB
BLBI (Net)

BLBI (Net)

Jakarta, law-justice.co - Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) angkat bicara soal penangkapan satu pegawai mereka yang diduga memalsukan aset sitaan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Direktur Hukum dan Humas DJKN, Tri Wahyuningsih Retno Mulyani menyatakan bahwa saat ini satu pegawai yang ditangkap tersebut sudah dinonaktifkan dari jabatan

Tri juga memastikan Kemenkeu bakal menjatuhkan sanksi sesuai dengan ketentuan bila yang bersangkutan terbukti bersalah.

"Yang bersangkutan saat ini sudah di non-aktifkan. Kemenkeu akan memberikan sanksi sesuai ketentuan setelah terbukti bersalah," katanya seperti melansir cnnindonesia.com.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut sejumlah orang, termasuk salah satu pegawai DJKN di Kementerian Keuangan diduga telah memalsukan aset BLBI.

Mereka kini telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pemalsuan surat aset jaminan BLBI.

"Persisnya: 1 orang pegawai DJKN yang sekarang sudah dinonaktifkan. Selebihnya adalah komplotan," ucap Mahfud lewat akun Twitternya, Kamis (20/1).

Dalam jumpa pers di kantor Kemenko Polhukam, Mahfud berkata para pegawai DJKN yang diduga telah memalsukan dokumen aset tersebut beraksi sejak Satgas BLBI belum dibentuk.

Namun, Satgas BLBI menemukan banyak dokumen aset BLBI yang sudah berubah. Sejumlah dokumen aset jaminan itu dipalsukan dan dialihtangankan.

"Beberapa surat jaminan aset BLBI dipalsukan, dialihtangankan dan sebagainya," kata Mahfud.

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar