3.900 Orang di Kabupaten Selayar Mengungsi Akibat Gempa Magnitudo 7,4
Peta lokasi gempa NTT berkekuatan magnitudo 7,4
law-justice.co - Tiga ribu lebih warga Kabupaten Selayar dilaporkan mengungsi di setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang daerah tersebut.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, total warga mengungsi berjumlah 3.900 jiwa yang tersebar di sejumlah titik pengungsian, diantaranya:
1. Mintu’u 6 titik dengan jumlah 2.000 jiwa,
2. Lambego 6 titik (900 jiwa),
3. Larawu 3 titik (500 jiwa),
4. Puncak Majapahit 1 titik (250 jiwa),
5. Langundi 1 titik (50 jiwa).
"BPBD masih melakukan pendataan untuk warga mengungsi pada 30 titik di Kecamatan Pasimaranu," tambah Abdul Muhari.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Selayar menyatakan, hingga Rabu (15/12/2021), gempa tersebut berdampak pada korban luka dan kerusakan material.
"Data sementara mencatat warga luka ringan 5 orang dan luka berat 1 orang," ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.
Ia menambahkan, kerusakan di sektor perumahan berjumlah 345 unit, dengan rincian rusak berat 134 unit dan sisanya rusak ringan.
Selain itu BPBD setempat juga mencatat sejumlah fasilitas umum yang terdampak, antara lain sekolah 3 unit, masjid rusak berat 2, rumah dinas kades rusak berat 1, pelabuhan rakyat 1, balai warga 1 dan gudang rusak ringan 2.
Dan terkait bencana tersebut, Pemerintah Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan telah menetapkan status tanggap darurat yang berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 14 – 27 Desember 2021.




Komentar