Kimia Farma Umumkan Vaksinasi Berbayar Ditunda, Kenapa?

Senin, 12/07/2021 09:37 WIB
BUMN farmasi Kimia Farma (Investordaily)

BUMN farmasi Kimia Farma (Investordaily)

Jakarta, law-justice.co - PT Kimia Farma akhirnya resmi menunda pelaksanaan vaksinasi gotong royong individu yang direncanakan dihelat mulai hari ini, Senin (12/7/2021).

Pengumuman tersebut disampaikan pihak Kimia Farma melalui website resmi mereka, kimiafarmaapotek.co.id. Informasi ini didapat MNC Portal saat melacak laman website pendaftaran program vaksinasi gotong royong individu tersebut.

Bunyi pengumuman penundaan itu sebagai berikut;

"PENGUMUMAM

Yth. Pelanggan,

Pendaftaran vaksinasi gotong royong individu sementara ditunda sampai dengan pemberitahuan selanjutnya.

Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Terima kasih, semoga sehat selalu."

Di laman pendaftaran pun kolom `Formulir Pendaftaran` tidak dapat diakses karena kendala teknis. Pernyataan berbahasa inggris menghiasi kolom tersebut:

"The form Formulir Pendaftaran is no longer accepting responses. Try contacting the owner of the form if you think this is a mistake."

Artinya,

"Formulir `Formulir Pendaftaran` tidak lagi menerima tanggapan. Coba hubungi pemilik formulir jika menurut Anda ini adalah kesalahan."

Disisi lain, Sekretaris Perusahaan Kimia Farma Ganti Winarno Putro menyebut penundaan dilakukan karena besarnya animo dan pertanyaan yang masuk.

"Kami mohon maaf karena jadwal vaksinasi Gotong Royong Individu yang semula dimulai hari Senin, 12 Juli 2021 akan kami tunda hingga pemberitahuan selanjutnya," jelas Ganti seperti melansir cnnindonesia.com.

Dia menyatakan penundaan dilakukan hingga pemberitahuan selanjutnya sembari melakukan sosialisasi vaksin berbayar serta pengaturan pendaftaran calon peserta vaksinasi.

"Besarnya animo serta banyaknya pertanyaan yang masuk membuat manajemen memutuskan untuk memperpanjang masa sosialisasi vaksinasi gotong royong individu serta pengaturan pendaftaran calon peserta," bebernya.

Sebelumnya, vaksinasi Gotong Royong Individu yang dibuat Kimia Farma dijalankan dengan harapan mempercepat pembentukkan herd immunity. Tindakan ini sebagai upaya membantu pemerintah mengentaskan pandemi dengan vaksinasi massal.

"Direktur utama PT Kimia Farma Tbk. Verdi Budidarmo menjelaskan bahwa saat ini adalah saat yang tepat untuk melakukan vaksinasi individu, karena penambahan jumlah kasus Covid-19 di Indonesia," lapor Kimia Farma di pernyataan resminya.

"Di tahap awal program ini baru akan menyentuh 6 kota di Jawa dan Bali dengan 8 klinik. Namun secara perlahan Kimia Farma akan memperluas jangkauan itu, termasuk ke pusat-pusat perbelanjaan di kota-kota besar," lanjut laporan tersebut.

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar