Pernyataan Qodari soal Islam Dinilai Sangat Berbahaya
Pakar Polirik UI Chusnul Mar`iyah nilai pernyataan M Qodari soal Islam sangat berbahaya (Foto: PEMILU 2019)
law-justice.co - Pakar politik Universitas Indonesia Chusnul Mar`iyah menilai pandangan politik Direktur Eksekutif Indo Barometer M. Qodari yang menyudutkan Islam sebagai sumber terbelahnya masyarakat saat Pilpres sangat berbahaya. Padahal, kalau merujuk pada sejarah, sebagian besar bangsa Indonesia adalah kerajaan Islam dan Kesultanan Islam.
Meski demikian, Chusnul melihat saat momentum Pilpres justru aspirasi kelompok Islam dianggap politik identitas yang merusak tatanan politik negara.
“Seolah sumber pembelahan karena Islam padahal sebagian besar bangsa Indonesia ini dahulu adalah kerajaan-kerajaan Islam dan Kesultanan-kesultanan Islam tapi saat ini ketika pemilu ada aspirasi Islam maka seolah-olah distigma sebagai politik identitas yang buruk," katanya saat diskusi virtual Kebijakan Publik Narasi Institute, Jumat (25/6/2021).
Menurut akademisi yang juga kader Muhammadiyah ini, persoalan kepemimpinan adalah masalah besar bangsa Indonesia.
“Saat ini persoalan utama dari negeri ini adalah persoalan Leadership dan yang paling bertanggungjawab atas krisis leadership tersebut adalah partai politik dan media,” ujar Chusnul Mar’iyah .
Chusnul mengaku heran dengan adanya ide tiga periode disaat utang menggunung, indeks korupsi meningkat dan indeks demokrasi menurun.
“Utang menggunung, indeks korupsi meningkat dan indeks demokrasi menurun, Kok bisa ada ide presiden tiga periode. Itu ide darimana?," tutupnya.




Komentar