Bandingkan Pilot dengan Ojol, Politikus PSI Semprot Iis Dahlia

Rabu, 18/12/2019 17:15 WIB
Mohamad Guntur Romli. (Foto: Facebook Guntur Romli)

Mohamad Guntur Romli. (Foto: Facebook Guntur Romli)

Jakarta, law-justice.co - Pernyataan pedangdut Iis Dahlia yang membandingkan profesi pilot dengan driver ojek online alias ojol menjadi kontroversi.

Dilansir dari Suara.com, salah satu orang yang angkat bicara terkait pernyataan tersebut adalah politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli melalui akun jejaring sosial Twitter miliknya, @GunRomli.

Guntur Romli berkicau mengimbau Iis Dahlia bahwa profesi sopir ojol lebih mulia ketimbang sopir pesawat yang terlibat penyelundupan.

"Mbak Iis Dahlia, sopir ojol lebih mulia daripada sopir pesawat yang terlibat penyelundupan," cuit Guntur Romli, Rabu (18/12/2019).

Mulanya, Iis Dahlia mengomentari tudingan bahwa suaminya, Satrio Dewandono yang berprofesi sebagai pilot, terlibat kasus penyelundupan sepeda motor Harley Davidson serta sepeda Brompton di Garuda Indonesia.

Kemudian, Iis Dahlia menanggapi tudingan warganet yang menilai Satrio Dewandono disuap untuk menyelundupkan kendaraan bernilai fantastis tersebut.

"Ada yang tega berkomentar disuap berapa ya (suami gue)? Hey, lo pikir. Laki gue itu pilot, bukan sopir ojol. (Yang) kalau udah selesai ambil penumpang, minta bintang terus ada yang berbaik hati memberikan tip. Nggak kayak gitu," ujar Iis Dahlia saat ditemui di kawasan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (17/12/2019).

Pernyataan Iis Dahlia menuai kontroversi. Ada yang menilai dia tidak bermaksud merendahkan profesi ojol karena ditujukan untuk komentar warganet yang nyinyir soal penyuapan.

"Mungkin gak ada maksud untuk merendahkan. Bisa jadi maksudnya dia `laki gue pilot` (gajinya udah gede buat apa nyelundupin harley), `bukan ojol` (gajinya yang gak seperti pilot). Karena bahasa bersifat netral, pikiran manusia aja yang nggak netral. Hehe Peace, love and gaul," cuit akun @ayuh***ani.

"Bisa jadi ini headline dipelintir, mas. Karena tadi saya nonton Iis Dahlia di TV dia bilang bahwa bukan ojol karena pilot setelah antar penumpang tidak bisa dirating atau dikasih tip seperti ojol. Hanya makan gaji. Sepertinya tidak ada maksud merendahkan," cuit akun @si***bi

Namun, ada yang menilai pernyataan Iis Dahlia tersebut merendahkan sopir ojol. Warganet pun terbelah di media sosial, terutama di Twitter.

"Kami masyarakat keluarga ojol dan sopir ojol se-Indonesia. Merasa tersinggung dengan pernyataan Anda Iis Dahlia. Anda telah merendahkan profesi ojol apalagi yang lain, Semoga Allah cepat menjawab sakit hati kami. Aamiin," cuit akun @DeniHid0****692.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau yang lebih dikenal Ari Askhara dipecat oleh Menteri BUMN Erick Thohir.

Pencopotan ini ihwal dari kasus penyelundupan barang mewah Harley Davidson dan sepeda Brompton dalam pesawat Garuda Indonesia seri Airbus A330-900 Neo.

Atas peristiwa ini Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan negara mengalami kerugian Rp 1,5 miliar.

Hingga berita ini disusun belum ada komentar Iis Dahlia terkait tudingan merendahkan profesi ojol ini.

(Gisella Putri\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar