Awal Pekan Ini IHSG Diproyeksikan Menguat Terbatas
IHSG (Vibiz News)
law-justice.co - Pada perdagangan hari ini, Senin 21 September 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat terbatas.
Analis Teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan, meski terbatas dengan menguji rentang 6.290 hingga 6.370.
"Kami memperkirakan IHSG menguat terbatas dan masih rawan menguji kembali 6.290-6.370. Namun, selama masih mampu berada di atas 6.370, maka terdapat peluang menguat ke rentang 6.541-6.581," ujar Herditya dalam riset hariannya.
Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 6.279, 6.201 dan resistance 6.685, 6.633 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni BBCA, BULL, KLBF, dan TLKM.
Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham rawan melanjutkan tren penurunan pada pekan ini.
"Penutupan yang menyentuh 6.441 pekan lalu kurang menguntungkan karena dekat dengan support Fibonacci 6.370. IHSG terlihat berkonsolidasi di bawah garis SMA-20, mengindikasikan kerawanan untuk melanjutkan tren turun di pekan ini," ujar Ivan.
Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 6.370, 6.290, dan 6.179, sementara resistance 6.639, 6.752, 6.832, dan 6.916 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ICBP, MEDC, PGEO, dan UNTR.
IHSG ditutup di level 6.441 pada perdagangan Jumat (18/9) sore. Indeks saham melemah 21,27 poin atau minus 0,33 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp19,25 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 32,57 miliar saham.
Pada penutupan Jumat (18/9) IHSG ditutup dengan 204 saham menguat, 442 terkoreksi, dan 144 stagnan.



Komentar