Daftar Negara Bantu Indonesia Tangani Bencana Karhutla

Senin, 31/08/2026 17:15 WIB
Foto: Ilustrasi Karhutla Kutai Barat Meluas, 415,51 Hektare Hutan dan Lahan Terbakar. (DETIK)

Foto: Ilustrasi Karhutla Kutai Barat Meluas, 415,51 Hektare Hutan dan Lahan Terbakar. (DETIK)

law-justice.co - Sejumlah negara membantu Indonesia menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan menyediakan pesawat udara untuk mendukung pemadaman dan penanganan dampak bencana.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara telah memproses 35 izin khusus penggunaan pesawat udara registrasi asing.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F. Laisa, mengatakan 35 izin tersebut diberikan kepada 11 pemegang Air Operator Certificate (AOC) dari delapan negara.

Total pesawat yang terlibat mencapai 36 helikopter.

"Negara asalnya dari Australia, Rusia, Amerika Serikat, Ukraina, Selandia Baru, Laos, Vietnam, dan Kanada," kata Lukman saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Kemenhub menyebut 11 pemegang AOC tersebut terdiri atas Ersa Eastern Aviation, Genesa Dirgantara, Falcon Patriot Utama, Pegasus Air Service, Whitesky Aviation, Smart Cakrawala Aviation, Elang Nusantara Air, Intan Angkasa Air Service, Volta Pasifik Aviasi, Dabi Air Nusantara, dan Derazona Air Service.

Untuk mendukung respons yang cepat terhadap kondisi karhutla yang dapat berubah sewaktu-waktu, pesawat yang telah memperoleh izin khusus dapat dipindahkan (reposisi) ke lokasi lain yang terdampak bencana.

Operator cukup menyampaikan pemberitahuan kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dalam waktu 1 x 24 jam terkait reposisi tersebut.

Kebijakan tersebut mengacu pada Keputusan Dirjen Perhubungan Udara nomor KP. 9 Tahun 2021 tentang Otorisasi Pengoperasian Pesawat Udara Asing.

Kemenhub mendukung upaya penanggulangan karhutla dengan memfasilitasi penggunaan pesawat udara registrasi asing. Penggunaan pesawat asing itu ditujukan untuk membantu proses pemadaman serta menangani dampak bencana

Di sisi lain, Jepang akan mengerahkan tiga unit helikopter CH-4 untuk membantu Indonesia menangani karhutla di Kalimantan.

Malaysia juga mengatakan bahwa Indonesia telah memberikan izin kepada pesawatnya untuk memasuki wilayah udara Indonesia guna melakukan operasi penyemaian awan di sepanjang perbatasan bersama mereka.

(Yudi Rachman\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar