Polisi Ringkuas 2 Orang Terkait Challenge Hafalan Al-Qur`an demi Miras

Rabu, 12/08/2026 22:48 WIB
Viral Challenge Baca Surah Alquran Demi Miras, Polisi Turun Tangan. (Istimewa).

Viral Challenge Baca Surah Alquran Demi Miras, Polisi Turun Tangan. (Istimewa).

law-justice.co -  Polisi bergerak melakukan penyelidikan kasus tantangan atau challenge hafalan Al-Qur`an berhadiah minuman keras (miras) saat konser musik The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara (Jakut). Pada saat ini polisi telah menangkap dua orang pelaku.

"Pelaku penistaan saat ini sudah diamankan di Polres Metro Jakarta Utara," kata Plh Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Oki Waskito kepada wartawan, Rabu (12/8/2026).

Adapun dua orang pelaku tersebut yakni perempuan berinisial R dan laki-laki berinisial E. Polisi belum memerinci peran keduanya.

"Rencananya nanti malam akan digelarkan, paling lambat besok karna waktu 24 jam dari tadi pagi untuk menentukan peningkatan menjadi proses sidik," jelasmya.

Polisi juga tidak menutup kemungkinan akan membidik pihak lain yang terlibat. Pada saat ini pihak kepolisian masih melakukan serangkaian pendalaman.

Pihak penyelenggara, The Sounds Project, sebelumnya buka suara terkait hal ini. Mereka turut mengecam kejadian tersebut.

"Kami sebagai penyelenggara acara turut merasa marah, kecewa, dan mengecam perilaku tersebut. Kami tidak pernah dan tidak akan pernah, membenarkan perilaku yang menjadikan agama sebagai bahan challenge atau promosi produk dalam bentuk apa pun," kata The Sounds Project melalui akun Instagram resminya.

Pihak penyelenggara mengaku kejadian tersebut tidak sesuai arahan maupun persetujuan The Sounds Project. Penyelenggara kini sudah menegur pihak sponsor dan memintanya untuk menyelesaikan kasus tersebut hingga tuntas.

"Kami telah menegur pihak sponsor terkait dan meminta mereka untuk menyelesaikan kasus ini hingga tuntas," ujarnya.

Pihaknya juga akan mengawal kasus tersebut dan mengidentifikasi pihak yang terlibat langsung pada insiden itu agar dapat dipertanggungjawabkan. Mereka juga akan melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.

(Gisella Putri\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar