Pagi Ini Rupiah Kian Anjlok di Level Rp17.988 per Dolar Amerika
rupiah
law-justice.co - Pada pembukaan perdagangan hari ini, Rabu 8 Juli 2026, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp17.988 per dolar Amerika Serikat (AS).
Mata uang Garuda melemah 8 poin atau 0,04 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang Asia yang juga tertekan terhadap dolar AS. Peso Filipina melemah 0,26 persen, ringgit Malaysia terdepresiasi 0,28 persen, dolar Singapura turun 0,07 persen, dan yen Jepang melemah 0,16 persen.
Di sisi lain, sejumlah mata uang Asia berhasil menguat terhadap dolar AS. Yuan China terapresiasi 0,08 persen dan won Korea Selatan naik 0,24 persen. Sementara itu, dolar Hong Kong bergerak stabil.
Sementara itu, mata uang utama negara maju bergerak bervariasi. Euro Eropa turun 0,05 persen, poundsterling Inggris melemah 0,04 persen, dan franc Swiss terdepresiasi 0,11 persen. Sebaliknya, dolar Australia menguat 0,12 persen, sedangkan dolar Kanada bergerak stabil.
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan rupiah berpeluang menguat terbatas terhadap dolar AS pada perdagangan hari ini setelah cadangan devisa Indonesia meningkat.
"Rupiah diperkirakan berpeluang menguat terbatas terhadap dolar AS didukung oleh data cadangan devisa yang naik kemarin. Namun investor masih mengantisipasi rilis indeks kepercayaan konsumen siang ini yang diperkirakan meningkat ke level 125," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com.
Lukman juga menekankan eskalasi konflik Timur Tengah turut memberikan tekanan terhadap pergerakan rupiah.
Dia memproyeksikan rupiah bergerak di kisaran Rp17.950 hingga Rp18.050 per dolar AS pada perdagangan hari ini.




Komentar