Venezuela Diguncang Gempa M 7,5: Banyak Gedung Runtuh-Bandara Lumpuh
Venezuela Diguncang Gempa M 7,5: Banyak Gedung Runtuh-Bandara Lumpuh. (Istimewa).
law-justice.co - Semalam, Rabu 24 Juni 2026, Venezuela diguncang Gempa Bumi besar bermagnitudo 7,5.
Gempa kemungkinan memakan korban jiwa hingga 100 ribu orang. Guncangan keras tersebut menyebabkan gedung-gedung bertingkat runtuh sehingga banyak warga yang terjebak di dalamnya.
Gempa M7,5 itu juga memutus internet hingga listrik dan pemerintah terpaksa menutup bandara karena kerusakan parah.
Para warga panik dan berhamburan keluar gedung akibat guncangan keras.
Menteri Dalam Negeri Diosdado Cabello menuturkan beberapa bangunan runtuh dan atapnya hancur.
Sejumlah warga Caracas mengungkapkan kesaksian atas gempa mengerikan yang mereka alami.
"Tangga terlepas, seluruh dinding retak. Barang-barang berjatuhan dari langit-langit. Itu mengerikan," kata Odalis Escalona, seorang karyawan bank berusia 54 tahun di Caracas, dikutip dari AFP.
Gempa pertama, dengan episentrum 21 kilometer (13 mil) sebelah barat kota pesisir Moron, terjadi pada pukul 22.04 waktu setempat. Dalam waktu satu menit, gempa M 7,5 melanda sekitar 45 kilometer jauhnya.
"Gempa ini adalah peristiwa kedua dalam rangkaian gempa ganda. Gempa utama berkekuatan 7,5 ini didahului 39 detik oleh gempa pendahulu berkekuatan 7,2," kata USGS.
Cabello meminta warga untuk meninggalkan rumah mereka, menambahkan bahwa pasokan gas telah diputus ke beberapa bangunan sebagai tindakan pencegahan.
"Kami memiliki beberapa bangunan yang rusak dan kami tidak ingin terjadi kecelakaan yang melibatkan gas," kata Cabello.
Dengan kedalaman 10 kilometer, gempa kedua memicu teriakan panik di sebuah pusat perbelanjaan di Caracas, seperti yang diamati oleh seorang jurnalis AFP.
"Sungguh dahsyat, saya bahkan tidak tahu berapa lama gempa itu berlangsung," kata pemilik toko Heidi Romero, yang berada di lantai atas pusat perbelanjaan ketika gempa terjadi.




Komentar