Desak PDI Perjuangan Tegas, PKB: Kalau Oposisi, ya Oposisi!
Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid menyampaikan keterangan usai melakukan rapat pleno dengan Dewan Syuro dan Dewan Tanfidz di DPP PKB, Jakarta, Jumat (1/9/2023). Dalam keterangannya, berdasarkan hasil rapat pleno, DPP PKB menyambut baik tawaran partai NasDem untuk menduetkan Cawapres Anies Baswedan bersama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Namun keputusan tersebut akan difinalisasi pada Jumat (1/9) sore pada rapat di Surabaya. Robinsar Nainggolan
law-justice.co - Ketua Fraksi PKB DPR RI, Jazilul Fawaid mendesak PDI Perjuangan untuk mempertegas posisinya terhadap pemerintahan, apakah ingin menjadi pendukung atau menjadi oposisi.
Pernyataan tersebut dia sampaikan untuk merespons beredarnya isu PDIP berada di balik serangkaian aksi mahasiswa.
Menurut Jazilul, jika memilih berada di luar pemerintahan atau oposisi, PDIP sebaiknya bersikap secara tegas.
"Saya harap, mengambil sikap yang tegas saja. Kalau di oposisi, ya oposisi. Jangan abu-abu," ujar Jazilul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis 18 Juni 2026.
Jazilul mengatakan, pemerintah dan partai-partai pendukung Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah berupaya menjalankan berbagai program yang telah direncanakan.
Karena itu, menurutnya, seluruh elemen politik perlu menunjukkan posisi yang jelas agar pelaksanaan program pemerintah dapat berjalan sesuai target.
"Jadi, kami harap, posisinya jelas, jangan abu-abu. Kita sedang bergerak agar semua program berjalan sesuai dengan target," tuturnya.
"Dan kita tahu, kita semua membutuhkan persatuan, soliditas untuk menjalankan semua program Presiden, tanpa itu juga enggak bisa jalan. Tapi jangan juga kemudian bersikap abu-abu. Saya pikir gitu," demikian Jazilul.




Komentar