Respons Purbaya Ditawari PAN Jadi Kader Karena Elektabilitas Naik

Kamis, 30/10/2025 12:28 WIB
Menkeu RI, Purbaya Yudhi Sadewa mengaku optimis terkait pertumbuhan ekonomi RI pada akhir tahun 2025 mendatang. (Source : Pinterest.com)

Menkeu RI, Purbaya Yudhi Sadewa mengaku optimis terkait pertumbuhan ekonomi RI pada akhir tahun 2025 mendatang. (Source : Pinterest.com)

law-justice.co - Menteri Keuangan (Menkeu RI), Purbaya Yudhi Sadewa akhirnya buka suara merespon soal tawaran Partai Amanat Nasional (PAN), bergabung ke dalam partainya.

Purbaya mengaku tidak mengetahui jika ada parpol yang meliriknya untuk ikut bergabung ke dalamnya.

"Apa? Saya nggak tahu (ada tawaran masuk parpol). Kamu lirik saya nggak?" ujar Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu, 29 Oktober 2025.

Dia pun menegaskan bahwa dirinya tak tertarik untuk masuk kedalam partai politik.

"Saya nggak tertarik politik. Saya nggak tertarik politik," kata Purbaya

Sebelumnya, survei yang dilakukan IndexPolitica Indonesia mencatat elektabilitas Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa masuk dalam bursa calon wakil presiden dan calon presiden 2029.

Berdasarkan hasil survei bursa cawapres, elektabilitas Purbaya mencapai 28,65 persen.

Disusul Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dengan 20,15 persen, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono dengan 15,75 persen.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Umum DPP PAN Eddy Soeparno, saat ini elektabilitas Purbaya terus meningkat dan bahkan menyalip sejumlah tokoh populer lain.

Namun, dia menilai Purbaya masih lebih fokus pada tugas profesionalnya di bidang ekonomi ketimbang berpikir soal politik.

"Beliau kan adalah profesional di bidang keuangan, sekarang masuk ke birokrasi untuk mengurusi masalah perbendaharaan negara," kata dia di Kompleks Dewan Perwakilan Rakyat/Majelis Permusyawaratan Rakyat, Jakarta, pada Rabu, 29 Oktober 2025.

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar