Irjen Karyoto Harus Dicopot Imbas Kasus Pemerasan WNA

Jakarta, - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Karyoto seharusnya juga turut menjadi pihak yang bertanggung jawab atas tindakan anak buahnya yang melakukan pemerasan terhadap Warga Negara Asing (WNA) di acara Djakarta Warehouse Project (DWP) 2024.

Menurut Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto, mengingat beberapa kasus sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto sangat layak dicopot dari jabatannya atas tindakan anak buahnya yang memeras 45 WN Malaysia di acara DWP 2024.

"Terkait kasus pemerasan WNA di acara DWP belajar dari kasus-kasus dan pengalaman kapolda yang dicopot, semestinya Kapolda saat ini juga dicopot," jelas Hari dilansir dari RMOL, Selasa, 7 Januari 2025.

Menurut Hari, jangan hanya anak buahnya saja yang diberikan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) maupun demosi, namun Kapoldanya juga harus bertanggung jawab dan dicopot karena pemerasan menimpa WNA.

"Kapolri harus segera memecat kapolda karena merusak nama institusi. Kalau sampai kapolri tidak memecat jangan-jangan itu sudah menjadi protap dari pimpinan tertinggi dalam institusi Polri," pungkas Hari.***