Kerap Rugikan Citra Jokowi, Moeldoko Dinilai Punya Segudang Polemik

Jakarta, law-justice.co - Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal (Purn) Moeldoko tak habis-habis menuai kontroversi. Nama Moeldoko belakangan kembali ramai diperbincangkan.


Sebut saja belum lama ini `manuver` merebut Demokrat dari AHY, kasus Ivermectin yang kini panas dengan ICW, lalu teranyar ikut terapi sel dendritik yang diinisiasi oleh eks Menkes Terawan Agus Putranto.

Baca juga : Ini Respons Moeldoko Soal Motor Listrik yang Tak Laku di Pasar


Pakar Politik Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin menilai Moeldoko seakan menjadi beban bagi Presiden Jokowi dengan sederet pro dan kontranya.


"Dan Presiden pun tahu soal itu. Dibandingkan inner circle Jokowi yang lain, Moeldoko banyak mendapatkan sorotan karena dianggap banyak punya masalah," kata Ujang, Senin (2/8/2021).

Baca juga : Delapan Anak Buah Moeldoko Gagal Lolos ke Parlemen


Pun, demikian dalam konteks persepsi publik, Ujang berpendapat Moeldoko berdampak pada citra Jokowi.


"Dalam persepsi publik pun Moeldoko dianggap orang Istana yang banyak merugikan citra Jokowi. Karena sering membuat langkah-langkah politik yang kontroversial dan melanggar aturan," beber Ujang.

Baca juga : Moeldoko: Jangan Selesaikan Kecurangan Pemilu 2024 dengan Cara Jalanan


Namun dengan segudang polemik tersebut, Ujang menduga, Presiden Jokowi masih akan mempertahankan Moeldoko. "Persoalannya adalah, walaupun Moeldoko banyak bermasalah dan publik pun menganggapnya harus diganti dari kepala KSP, namun Jokowi sepertinya masih tetap akan mempertahankannya," urai Ujang.


"Karena dulu Moeldoko ditarik Jokowi ke Istana itu untuk mengcounter serangan-serangan lawan-lawan politik Jokowi dari para mantan jenderal," pungkas Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini.