Pakar: Sangat Wajar Dukung Presiden Prabowo Tanpa Wapres Gibran

Kamis, 19/02/2026 10:16 WIB
Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI 2024-2029. (Tim Dokumentasi Prabowo Subianto)

Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI 2024-2029. (Tim Dokumentasi Prabowo Subianto)

law-justice.co - Pemerhati Sosial dan Politik, Adian Radiatus menyatakan bahwa mendukung seluruh program Presiden Prabowo Subianto tanpa melibatkan Wapres Gibran Rakabuming Raka merupakan hal yang wajar di alam demokrasi.

"Karena aspirasi itu bukan benda mati yang boleh dibiarkan ditaruh semaunya," kata Adian melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu 18 Februari 2026.

Terlebih, kata Adian, muncul wacana Gibran menjadi capres pada 2029, seperti disuarakan Geng Solo.

"Jelas mendukung Presiden tetapi tidak mendukung Wakilnya adalah kewajaran demokrasi, karena politik adalah tentang membela yang baik dan menjauhkan yang jahat dalam memimpin negeri tercinta ini," kata Adian.

Di sisi lain, lanjut Adian, saat ini cukup masif permintaan mundur terhadap Wapres Gibran.

Hal ini disuarakan kelompok purnawirawan senior, ormas serta para aktivis demokrasi dan politik.

"Gibran tampaknya tak sesuai syarat sebagai Cawapres, di mana kelulusannya ditengarai di bawah SMA," pungkas Adian.

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar