Banjir Bandang Pelabuhan Ratu: 3 Tewas, 2 Hilang-91.000 Jiwa Terdampak
Banjir Bandang Pelabuhan Ratu. (Ayo Bandung).
law-justice.co - Sebagai informasi, bencana banjir bandang yang melanda wilayah Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat, pada 6-7 Maret 2025, mengakibatkan tiga korban meninggal dunia dan 91 ribu jiwa terdampak.
Sebagai informasi, bencana ini dipicu oleh hujan deras sepanjang hari yang menyebabkan longsor dan kerusakan infrastruktur.
Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka langsung meninjau lokasi bencana pada Sabtu (8/3) pagi untuk memastikan penanganan korban dan rehabilitasi wilayah terdampak.
Kronologi Bencana Banjir Bandang Pelabuhan Ratu
Banjir bandang di Pelabuhan Ratu terjadi akibat hujan deras yang mengguyur Sukabumi sejak Kamis (6/3).
Menurut BPBD Kota Sukabumi, bencana hidrometeorologi ini mencapai 18 titik dan menyebabkan:
- 3 Korban Meninggal Dunia
- 2 Orang Dilaporkan Hilang
- 91 Ribu Jiwa Terdampak: Sebanyak 405 warga mengungsi di tiga lokasi, yaitu Kampung Badak Putih, Kampung Cijangkar, dan Kantor Desa Bojong.
- Kerusakan Infrastruktur: Jembatan Cidadap amblas, 6 rumah rusak berat, serta kerusakan di Terminal dan Pasar Semi Modern Palabuhan Ratu.
Penanganan Bencana oleh Basarnas dan BPBD
Tim Basarnas dan BPBD Sukabumi langsung bergerak cepat untuk mengevakuasi korban dan mendistribusikan bantuan logistik.
Beberapa upaya yang dilakukan meliputi:
- Evakuasi Korban: Personel Basarnas mengevakuasi korban tewas dan mencari dua orang hilang.
- Bantuan Logistik: Kementerian Sosial menyalurkan tenda, selimut, kasur, dan paket sandang untuk korban.
- Asesmen Kerusakan: Tim gabungan melakukan pendataan kerusakan infrastruktur dan kebutuhan warga.
Kunjungan Wapres Gibran ke Lokasi Bencana
Disisi lain, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung lokasi bencana pada Sabtu (8/3) pagi.
Didampingi Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti dan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Wapres menyoroti beberapa hal:
- Rehabilitasi Infrastruktur: Perbaikan Jembatan Cidadap dengan pemasangan Jembatan Bailey sementara.
- Normalisasi Sungai: Pengerukan dan pelebaran sungai untuk mencegah banjir di masa depan.
- Relokasi Warga: Pemindahan warga yang bermukim di sempadan sungai ke lokasi aman.
“Saya harap warga tidak kembali ke sempadan sungai. Biarkan sungai diperlebar agar aliran air lebih lancar,” ujar Diana Kusumastuti.
Bantuan Pemerintah untuk Korban Banjir
Pemerintah pusat dan daerah telah mengerahkan berbagai bantuan untuk korban banjir bandang Pelabuhan Ratu, antara lain:
- Bantuan Logistik: Tenda, selimut, kasur, dan paket sandang dari Kemensos.
- Dukungan Psikososial: Tim Tagana memberikan pendampingan kepada pengungsi, terutama anak-anak.
- Perbaikan Infrastruktur: Percepatan perbaikan jembatan dan jalan yang rusak.
Kondisi Terkini dan Peringatan Bencana Susulan
Meski banjir mulai surut, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih terjadi di Sukabumi.
BPBD mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan seperti longsor dan banjir bandang.



Komentar